Sabtu, 8 Agustus 2026

Begini Respon Wapres JK soal Kasus Siti Aisyah yang Bunuh Kim Jong Nam

Siti Ayisia pembunuh Kaka Kim Jong Un

JAKARTA, PE – Nasib Siti Aisyah, tersangka kasus pembunuhan Kim Jong-nam, tidak sepenuhnya di ujung tanduk.

Pemerintah Indonesia yakin Aisyah adalah korban dalam kasus kematian kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un itu. Aisyah diduga kuat hanya dimanfaatkan sindikat.

Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak yakin Siti Aisyah adalah agen rahasia yang secara sengaja terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-nam.

Sebagai seorang agen khusus tidak mungkin jejak Aisyah akan diketahui dengan begitu cepat.

Dia akan langsung kabur tanpa jejak dan tidak diketahui dimana rimbanya bila benar-benar sebagai agen pembunuh.

“Tapi kok dia pergi ke hotel tidur, bersembunyi di kota itu sendiri, di dekat airport itu,” ujar JK di kantor Wakil Presiden kemarin (17/2/2017).

JK menuturkan sudah menerima laporan terkini dalam kasus tersebut. Menurut dia, Aisyah adalah korban dalam sebuah rencana pembunuhan yang begitu matang.

Seolah-olah Aisyah ditempatkan dalam situasi di mana dia menganggap dirinya sedang berada dalam program reality show. Program yang selama ini sering dipahami sebagai acara televisi untuk mengerjain seseorang atau target tertentu.

“Dia (Aisyah, red) fikir begitu (ikut acara reality show). Kadang-kadang pakai kamera tersembunyi atau jarak jauh,” imbuh JK.

Namun, ternyata aksi tersebut adalah pembunuhan keji dengan metode baru. Hanya dengan menyemperotkan racun pada wajah seseorang dalam hitungan jam sudah tewas.

“Jadi Kim itu ya korban dari korban. Karena, Aisyah korban juga. Korban dari semacam rekayasa atau penipuan,” tegas dia.

Dalam cara pandang sebagai korban itu, pemerintah tentu tidak akan tinggal diam dan bakal melakukan pembelaan pada Aisyah.
Dari laporan yang dia terima KBRI di Malaysia sudah bergerak untuk melakukan pendampingan pada Aisyah.

“Tapi kalau dia (Aisyah, red) katakanlah pelaku utama tentu lain soal,” ungkap JK.

Menko Polhukam Wiranto turut buka suara berkaitan pembunuhan Kim Jong-nam. Dia mengaku sudah menerima laporan dari Badan Intelejen Negara (BIN) soal keterlibatan Siti Aisyah, WNI yang dituduh turut andil dalam pembunuhan Jong-nam. Namun, dia menolak membeberkan laporan tersebut.

“Intinya Kemenlu mendapat misi menyelesaikan masalah itu (keterlibatan Aisyah, red). Dan itu tugas mereka,” ucap dia.

(Fajar/jpg/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital