Sabtu, 8 Agustus 2026
Opini  

Budaya “Siap Salah” dan Reputasi

Hasanuddin atjo

Oleh Hasanuddin Atjo

Selasa Sore, 24 November, baru ada kesempatan menengok usaha yang ada di Sulawesi Selatan. Pada saat di ruang tunggu bandara Mutiara Sis Al Jufrie, dari kejauhan terlihat salah satu staf saya, di saat masih aktif berdinas di daerah ini.
Saya senyum dan tertawa kecil karena teringat dengan salah satu ciri khas yang bersangkutan di saat ditanya tentang tupoksinya yang sering tidak dilaksanakan secara tuntas, selalu diawali dengan kata “ siap salah” pak. Dan kemudian saya berkata dalam hati sambil senyum kecil ini akan menjadi judul artikel.
Seperti biasa setelah lampu panel seat belt berwarna hijau, android mulai dihidupkan dan menu mode pesawat diaktifkan , agar bisa menulis, tidak akan mempengaruhi signal komunikasi pilot dan copilot pesawat dengan menara kontrol di Palu atau di Makassar. Kata “Siap Salah” sering terdengar di saat masih aktif sebagai ASN. Dan saat itu kata-kata itu sangat populer dan sering digunakan oleh sejumlah staf bila melakukan satu kesalahan dan ditanyakan oleh atasannya. Bagai sebuah “senjata pamungkas”.
Menggunakan kata “siap salah” mungkin saja tidak merugikan siapa-siapa. Namun dalam pembentukan karakter atau soft skill menjadi penting dan strategis. Dan ini juga telah menjadi misi negara, yaitu melakukan revolusi mental karena telah menjadi salah satu hambatan dalam kemajuan.
Pertama, staf terbiasa untuk tidak bekerja sungguh-sungguh, tidak membiasakan yang benar karena berharap dengan modal kalimat “siap salah” atasannya akan luluh dan bisa jadi, tidak memberikan hukuman yang sesuai. Bila hal ini dilakukan secara berulang, maka staf itu merasa tidak bersalah, tidak ada beban bila tidak melaksanakan tupoksinya secara benar.
Kedua, dapat dipastikan “fighting spirit” atau semangat bertarung untuk menyelesaikan tantangan dan masalah pada tupoksinya tidak akan terbentuk, sehingga sejumlah peluang maupun kesempatan bagi kemajuan organisasinya tidak bisa dimanfaatkan dan terlewat begitu saja.
Sukses, menjadi impian dan cita cita semua orang. Kesuksesan itu adalah kegagalan yang berulang. Seseorang yang tidak memiliki fighting Spirit, sulit untuk sukses karena yang bersangkutan tidak akan pernah tergerak memperbaiki kesalahan yang diperbuat. Padahal kegagalan itu hakekatnya adalah sebuah kesuksesan yang tertunda.
Reputasi adalah salah satu status tertinggi dalam profesi ataupun keahlian seseorang. Kesuksesan yang berulang pada tempat dan waktu yang berbeda merupakan sebuah prestasi seseorang yang disebut dengan reputasi. Karena itu seyogianya budaya “siap salah” mulai ditinggalkan untuk sebuah perubahan bagi kemajuan.
Budaya membiasakan yang benar, tidak membenarkan biasa; Catat apa yang dikerjakan dan kerjakan apa yang dicatat adalah filosofi yang sederhana tetapi akan sangat bermanfaat dalam menggapai kesuksesan dan reputasi jikalau kita mau dan mampu merapkannya. SEMOGA

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital