Sabtu, 24 Oktober 2026
Palu  

Lima Alasan LBH APIK Sulteng Mendukung RUU-PKS

Media gathering dan diskusi publik terkait RUU PKS digelar bersama JMK, Oxfam, PKBI, dan media, Rabu 3 Desember 2020 di Hotel Best Western Palu. Foto: Hamdi Anwar/PE

PALU EKSPRES, PALU– Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU-PKS) mendapat dukungan dari sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Palu Sulawesi Tengah (Sulteng).
Lima alasan yang mendasari dukungan ini diutarakan Nining, dari Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH-APIK) Sulteng.
Pertama kata dia karena angka kekerasan seksual di Indonesia terbilang masih cukup tinggi. Berdasar laporan yang ada, dalam setiap 2 jam ada 3 perempuan yang mengalami kekerasan.
“Baik terjadi di ruang domestik maupun ruang publik,” kata Nining, dalam media gathering dan diskusi publik dengan tema membangun komitmen jurnalis untuk terlibat dalam gerakan bersama mendukung pengesahan RUU PKS, Rabu 2 Desember 2020 di Hotel Best Western Palu.
Kedua karena penyelesaian dengan penegakan hukum terhadap kasus kekerasan di Indonesia dinilai tidak memberi efek jerah bagi pelaku. Malahan dinilai justru merugikan perempuan.
Ketiga, belum adanya sistem pemidanaan terhadap jenis-jenis kekerasan seksual di Indonesia. Semisal dalam kasus pemerkosaan. Dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), pelaku pemerkosa belum dapat dipidana ketika tidak ada penetrasi yang terjadi.
“Dalam kasus pemerkosaan yang diatur KUHP, jika tidak terjadi penetrasi, maka pelaku hanya masuk perbuatan pencabulan,”jelasnya
Selanjutnya terhadap korban kekerasan dan keluarganya dianggap belum mendapat dukungan dari negara. Ini terkait denda dalam sebuah perkara yang harus dimasukkan ke kas negara.
Berikutnya ujar Nining, karena pelaku kekerasan seksual masih mendapat akses untuk menjalani rehabilitasi.
Media gathering ini diselenggarakan Jejaring Mitra kemanusiaan (JMK) Oxfam, Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI). Narasumbernya Ketua SKP HAM Sulteng, Nurlela Lamadsituju, Ketua PKBI, Yospina.
Sejumlah jurnalis dari media cetak dan online ikut dalam kegiatan ini.
Yospina dari PKBI Sulteng menilai, RUU PKS ini memang masih perlu pembobotan. Terlebih saat ini banyak organisasi masyarakat yang menyatakan menolak draf RUU.
“Kedepan diskusi ini perlu melibatkan tokoh agama dan tokoh adat untuk menyamakan persepsi,”jelasnya.
Sementara Ketua SKP HAM Sulteng, Nurlela Lamasitu mengaku, bahwa RUU ini telah digagas oleh organisasi yang konsentrasi pada advokasi kekerasan perempuan sejak tahun 2014.
Dukungan terhadap RUU ini menurutnya perlu digaungkan dari wilayah Sulteng. Karena kasus kekerasan dan pelecehan seksual di daerah ini juga masih terbilang cukup tinggi.
“Apalagi kita di Sulteng habis tertimpa bencana. Masih banyak penyintas tinggal di Huntara dengan ancaman sewaktu-waktu bisa terjadi pelecehan,”demikian Nurlela. (mdi/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam