Minggu, 9 Agustus 2026

Pandemi, Batik Lasem Manfaatkan Online Shop

Aditya Santoso (Pilot Maskapai Penerbangan Nasional) dan Priscilla Renny (Pengusaha Batik di Lasem) berbagi pengalaman dalam dialog produktif bertema Vaksin: Harapan Kembali Produktif di Jakarta, Rabu, 2 Desember 2020. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, JAKARTA – Selama pandemi COVID-19, banyak pelaku usaha yang harus memutar otak demi mempertahankan bisnisnya. Salah satu strategi yang dianggap jitu adalah dengan memanfaatkan platform digital dalam memasarkan produk untuk pasar yang lebih luas- seperti yang tengah dilakukan para pengusaha batik Lasem di Jawa Tengah.

Adalah Priscilla Renny, seorang pengusaha batik Lasem. Di tengah pandemi ini, dia berhasil memaksa para pengusaha batik di Lasem, Jawa Tengah untuk ramai-ramai berjualan secara daring. Ekonomi digital ini, disebutkannya belum begitu banyak dilirik para pengusaha sebelum pandemi COVID-19.

“Kebetulan kemarin dari pihak pemkab setempat kami diajarin untuk online shop. Untuk saat ini online shop yang membantu kita untuk melakukan penjualan produk batik Lasem,” kata Renny dalam Dialog Produktif bertema ‘Vaksin: Harapan Kembali Produktif’ yang digelar secara virtual di Media Center Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Rabu (2/12/2020).

Sebelum menjajal berjualan di platform digital, Renny mengaku jika pemasaran hanya dilakukan secara manual dari mulut ke mulut. Terkadang, ia juga memasarkannya secara langsung melalui pesan ponsel. “Dengan berjualan online, arus keuangan usaha sedikit demi sedikit mulai pulih. Untuk penjualan tiap bulan sudah ada peningkatan. Meski belum normal kayak dulu. Sekarang minimal penjualan sudah ada. Walau minus, tapi masih ada pemasukan,” aku Renny.

Pemerintah sendiri tak tinggal diam membantu masyarakat yang ekonominya terdampak pandemi COVID-19. Berbagai bantuan disalurkan melalui program pemulihan ekonomi nasional (PEN). Total anggaran PEN mencapai Rp 695,2 triliun. Bantuan yang diberikan salah satunya menyasar masyarakat ekonomi lemah dan UMKM. Para pelaku usaha ini diberi bantuan modal produktif untuk memulihkan usahanya. (***)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital