Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Sulteng Kini Punya 1.222 SK Hutan Sosial

SK LAHAN - Asisten Perekonomian dan Pembangunan Bunga Elim Somba, dalam penyerahan SK lahan sosial secara virtual, Kamis 7 Januari 2021 di Kantor Gubernur Sulteng. Foto: Humas Pemprov Sulteng


PALU EKSPRES, PALU – Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) kini mempunyai 1.222 Surat Keputusan (SK) hutan sosial. Dengan luas 201.161,85 hektare yang diperuntukkan bagi 24.599 Kepala Keluarga (KK).
Total SK ini bertambah setelah, Kamis 7 Januari 2021, Gubernur Sulteng melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Bunga Elim Somba, menerima penyerahan SK secara virtual langsung oleh Presiden RI Joko Widodo dari Istana Negara. Penyerahan secara virtual digelar di ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng.

Dalam kesempatan itu, juga diserahkan SK hutan adat dan SK Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) di Sulteng. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK), Provinsi Sulteng tahun ini menerima sebanyak 110 SK hutan sosial, seluas 186.100,60 hektar, bagi 21.590 KK.

Bunga Elim Somba dalam sambutan Gubernur Sulteng mengatakan, pendistribusian aset hutan dan lahan secara berkeadilan adalah wujud kehadiran negara untuk melindungi hak-hak masyarakat dan menyelesaikan konflik agraria. “Kita patut bersyukur dan bergembira atas terlaksananya acara ini sebagai instrumen mewujudkan pendistribusian lahan negara secara adil dan merata,” katanya.

Kepada penerima manfaat, Elim berpesan agar menggunakan aset dengan baik sehingga bernilai guna ekonomi maupun ekologi sesuai harapan. Ia juga meminta perangkat daerah, pihak balai dan mitra kerja aktif mengawasi dan mendampingi masyarakat dalam pengelolaan lahan.

“Sehingga bisa dirasakan manfaatnya bagi akselerasi pembangunan daerah, khususnya dalam rangka memulihkan ekonomi Sulteng dari dampak pandemi Covid-19,”harapnya. Sementara itu, Direktur Jasa Lingkungan dan HHBK Hutan Produksi Johan Utama Perbatasari, mengulangi penyampaian presiden agar lahan tersebut digunakan untuk kegiatan produktif seperti pertanian, perkebunan dan ekowisata.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah pusat akan tetap mengawasi dan memastikan pengelolaan lahan di Sulteng telah benar sesuai koridornya. Turut menghadiri Kadis Kehutanan Nahardi, para Kepala Balai Kemen LHK lingkup Sulteng dan masyarakat penerima SK. (Humas)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital