Jumat, 25 September 2026
Daerah  

Hasanuddin Atjo: Sukses Itu Harus Terukur

PALU, PE – Keberhasilan pencapaian sebuah Kelompok Usaha Bersama (KUB), dapat diukur atau dievaluasi melalui pencapaian target, yang telah ditentukan sebelumnya.

Hal ini ditekankan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Daerah Sulteng, Dr. Hasanuddin Atjo, saat membuka forum pertemuan KUB INKAMINA Sulteng tahun 2017, di salah satu Hotel di Kota Palu, Selasa (21/2).

Target-target tersebut, lanjut Hasanuddin Atjo, dapat diukur dari tiga hal, yakni produksi, pendapatan dan keharmonisan antaranggota KUB.

“Evaluasinya, diukur dari pencapaian target. Target ini, dirumuskan dalam rapat-rapat atau diskusi rutin KUB,” katanya.

Dia menambahkan, melalui evaluasi terhadap capaian kinerja tersebut, kinerja sebuah KUB dapat terus diperbaiki, hingga meningkat menuju sukses.

“Sukses itu juga diukur, dari seberapa besar KUB merealisasikan tergetnya. Katakanlah, dari misalnya target 100 persen, kalau hanya terpenuhi 50 persen, berarti itu hanya setengah sukses, dan di bawah itu bisa dibilang gagal,” jelasnya lagi.

Hasanuddin Atjo juga menggambarkan, dari sekian banyak definisi sukses, dia lebih cenderung pada pengertian sukses, yakni mampunya seseorang atau kelompok, menyelesaikan masalah dalam mencapai target.

Olehnya, penting untuk terus berupaya meminimalkan masalah, yang memiliki potensi menghalangi pencapaian target secara maksimal.
“Jadi, cara kita meminimalkan masalah, ialah pertama dengan mengidentifikasi, jangan hanya didiamkan. Nah, dari situ (hasil identifikasi), disusunlah rencana perbaikan,” tegasnya di hadapan para peserta, yang berasal dari berbagai daerah se-Sulteng.

Ketua Panitia Pelaksana, Iffat, S.Pi, menyebutkan, kegiatan Forum KUB INKAMINA Sulteng, diikuti sekira 60 orang peserta, yang terdiri dari para Ketua KUB se-Sulteng, para perwakilan Dinas Perikanan dari 9 Kabupaten di Sulteng, serta para Pendamping INKAMINA.

Iffat melanjutkan, kegiatan tersebut bertujuan melakukan evaluasi, terhadap perkembangan kapal bantuan INKAMINA, yang totalnya berjumlah 51 unit, untuk 51 KUB pengelola. Bantuan tersebut, diberikan pada tahun 2011 berjumlah 5 unit, tahun 2012 sebanyak 7 unit, tahun 2013 sebanyak 15 unit, tahun 2014 sebanyak 18 unit, serta 2 unit di tahun 2015 dan kapal di atas 15 GT sebanyak 4 unit.

“Hal ini dilakukan, guna memeroleh data-data terkait perkembangan kapal bantuan INKAMINA, baik terkait dengan laporan produksi, maupun permasalahan dan kendala yang dihadapi KUB,” jelas Iffat.

Selain itu, lanjut Iffat, dalam pertemuan yang rencananya diselenggarakan hingga 23 Februari 2017 ini, juga akan dilakukan musyawarah pemilihan pengurus Forum KUB yang baru.

Dalam kegiatan tersebut, selain narasumber dari lingkup DKP Sulteng, juga diundang narasumber dari Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan, Ditjen Perikanan Tangkap, dan Direktorat Perizinan dan Kenelayanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.
Selain itu, turut diundang narasumber dari Polair Polda Sulteng, Dinas Koperasi dan UMKM Sulteng, serta dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Output yang kita diharapkan, melalui kegiatan ini, ialah terdokumentasinya data administrasi kelembagaan, data produksi dan nilai produksi, laporan rutin terhadap aktivitas masing-masing armada, untuk menjadi sebuah profil kapal INKAMINA Sulteng,” pungkas Iffat.

(mg01/Palu Ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam