Sabtu, 8 Agustus 2026

Guru Hononer Masa Kerja 5 Tahun Seharusnya Langsung Lulus PPPK

Ilustrasi guru honorer. Foto: Dok/JawaPos.com

PALU EKSPRES, JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuka rekrutmen satu juta formasi untuk guru honorer dengan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal ini tentunya menjadi sebuah angin segar bagi mereka yang telah mengabdi puluhan tahun. Mengenai hal itu, Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor mengharap jika para guru honorer yang memiliki masa abdi 5 hingga 10 tahun lebih dapat lulus PPPK tanpa mengikuti tes tersebut.

“Dalam melakukan seleksi paling tidak 5-10 tahun, sebaiknya tidak diikutkan tes, diangkat saja langsung,” terang dia dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi X DPR RI, Selasa (23/3/2021). Dia mengatakan hal itu atas dasar pengalaman yang sudah tidak perlu diragukan lagi dalam kegiatan mengajar di satuan pendidikan. Sebab, apabila mengikuti tes, mungkin saja mereka tidak mampu mengikutinya lantaran berbeda lingkup antara tes dan kemampuannya.

Mereka kan berpengalaman, kalau mereka ditanding dengan yang baru, mereka pasti nggak bisa ngikutin, mereka ketinggalan (pemahaman). Padahal mereka sudah lama mengabdi dan mengajar, itu dia punya pengalaman dan kemampuannya. Kalau di tes bahasa Inggris, Matematika. Udah lah (tidak lulus), apalagi dia beda jurusan,” tutur dia.

Sebagai informasi, dalam seleksi PPPK nanti, indikator tes akan disesuaikan dengan bidang studi yang diajarkan. Mendikbud Nadiem Makarim juga mengungkapkan bahwa akan memberikan nilai bonus untuk pengalaman. Sebab, menurutnya pengalaman merupakan hal yang tidak bisa diukur oleh tes saja. Adapun, syarat untuk mendapatkan afirmasi tersebut adalah peserta dengan usia 40 tahun ke atas. Mereka juga harus aktif dalam mengajar selama tiga tahun terakhir untuk bisa mendapatkan bonus nilai tersebut.

Lalu, guru yang ikut seleksi dalam PPPK yang memiliki sertifikat pendidik akan mendapatkan afirmasi. Mereka akan lulus 100 persen di kompetensi teknis. “Bagi peserta yang punya sertifikat pendidik itu mendapat nilai penuh untuk komponen ujian teknisnya. Secara otomatis 100 persen,” terang dia dalam dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi X DPR RI, Rabu (10/3/2021). (Saifan Zaking/jawa pos)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital