Rabu, 30 September 2026
Daerah  

Kadin Sulteng Deklarasi Dukungan ke Arsyad Rasjid

DUKUNGAN PENUH - Ketua Umum Kadin Sulteng, Mohamad Rustam Dg Rahmatu, memberikan surat dukungan kepada Arsjad Rasjid di Palu 19 Mei 2021 (f-kia)

PALU EKSPRES – PALU – Kadin Sulteng mendeklarasikan dukungannya ke Arsjad Rasjid sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2021 – 2026. Dukungan ini disampaikan Ketua Umum Kadin Sulteng, Mohamad Nur Dg Rahmatu, di Palu 19 Mei 2021. Suara bulat dukungan ke Wakil Ketua Umum Kadin Pusat itu, ungkap Nur Rahmatu disepakati pada rapat 18 Mei pengurus Kadin Sulteng di Palu. Nur Rahmatu menyatakan, dukungan kepada Arsjad Rasjid itu bukan tanpa alasan, melainkan didasari atas visi dan misi disertai komitmen untuk memajukan Kadin Indonesia.

“Kadin harus menjadi institusi yang inklusif, bukan ekslusif. Pengusaha daerah menjadi tolok ukur bagi kemajuan Kadin nasional. Itu yang membuat Kadin Sulteng harus menyatakan dukungannya kepada Arsjad Rasjid,” tegas Nur Rahmatu.

Seratusan lebih pengusaha yang tergabung dalam Kadin dan Hipmi Sulteng serta unsur Forkompida Sulteng ikut menyaksikan momentum deklarasi yang berlangsung di Hotel Santika tersebut. Selain pengusaha, Wagub Sulteng Rusli Palabi dan Menteri Perdagangan Muhamad Lutfhi serta Menteri Investasi Bahlil Lahadalia juga terlihat hadir pada deklarasi tersebut.

JAMUAN MAKAN – Wagub Sulteng Rusli Palabbi, Caketum Kadin Arsyad Rasjid, MenteriPerdagangan Muhamad Lutfhi serta Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, saat deklarasi dukungan Arsyad Rasjid, sebagai Caketum Kadin, periode 2021 – 2026, Rabu 19 Mei 2021. (f-kia)

Kedua Menteri yang tergabung dalam kabinet Jokowi – Amin tersebut, ikut memberikan sambutan dan dukungannya pada Direktur Utama Indika Energi Tbk tersebut. Secara tegas dua menteri yang hadir menyatakan dukungannya pada sosok low profile ini. ”Kita berharap bapak Arsjad Rasjid dapat memimpin Kadin Indonesia agar pengusaha daerah dapat benar-benar diberdayakan, pengusaha daerah dapat menjadi tuan rumah di daerah mereka,” harap Menteri Investasi dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

Bahlil menyebutkan, membangun ekonomi daerah sama sekali tak bisa mengandalkan APBD. Karena itu, kepada Arsjad Rasjid ia menitipkan agar Kadin Indonesia dapat turun tangan ikut membangun ekonomi daerah. Di tempat yang sama, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyatakan pengusaha daerah harus menjadi barometer dari ekonomi nasional. Kadin Indonesia dapat mengambil peran dalam mewujudkan hal tersebut. ”Melalui Arsjad Rasjid di Kadin Indonesia kita berharap akan ada perubahan terutama dalam desentralisasi perpajakan. Pengusaha daerah hendaknya membayar pajak di daerah bersangkutan,” sebut suami artis Bianca Adinegoro ini.

Arsjad Rasjid di depan pendukungnya di Sulteng brjanji akan merealisasikan empat pilar yang diusungnya jika kelak memimpin Kadin Indonesia pada Musyawarah Nasional ke delapan yang berlangsung di Bali.

Komisaris PT Kideco Jaya Agung itu, berjanji menjadikan Kadin Indonesia sebagai institusi yang kolaboratif dan inklusif. Bukan organisasi eksklusif dan hanya merasa dimiliki oleh segelintir orang saja.

Ia menyatakan, banyak hal yang ingin dilakukan jika terpilih sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia. Mulai dari pemberdayaan pengusaha daerah, regulasi, maupun dari sisi organisasi. ”Ekonomi nasional hanya bisa maju jika ekonomi daerah kuat. Jadi ekonomi daerah yang harus terus kita dorong agar menjadi kuat,” ujarnya.

Selanjutnya Ketua Pembina Indika Foundation ini mengatakan, perlunya kemandirian dalam industri seperti dicontohkan di sektor kesehatan. Vaksin COVID-19 misalnya, harus dipikirkan untuk diusahakan secara mandiri. “Untungnya ada yang mau suplai, kalau tidak, tentu efeknya bisa lebih besar. Jadi ini mesti kita pikirkan untuk diusahakan sendiri dan tidak tergantung lagi pada pihak lain,” sebut Arsjad Rasjid.

Dihimpun dari berbagai sumber, dukungan Kadin daerah terhadap lulusan University of Southern California bidang Computer Engineering tahun 1990 ini terus mengalir. Antara lain Bengkulu, Jambi, Sumatera Barat, Jakarta, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Kalimantan Utara, Jawa Tengah, Riau, NTT, Maluku, Jawa Timur, Maluku Utara, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Kepulauan Riau

Pada deklarasi itu, hadir pula Wakil Gubernur Sulteng M. Rusli Dg Palabbi, Wakil Ketua DPRD Sulteng Muharram Nurdin, dan sejumlah unsur Forkompida Sulawesi Tengah dan ketua-ketua Kadin kabupaten sekitarnya. (kia/palu ekspres)

302 Found

302

Found

The document has been temporarily moved.