Sabtu, 8 Agustus 2026

Banjir Di Wajo Mulai Surut, Logistik Sudah Sampai ke Korban Terdampak

musibah bencana alam di Wajo/ foto:fajarcoid

PALUEKSPRES, WAJO — Puluhan warga Desa Inalipue, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan terdampak atas musibah bencana banjir bandang yang terjadi pada Sabtu, 26 Juni 2021.

Dari laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Wajo, bahwa banjir bandang tersebut akibat tingginya intensitas curah hujan.

“Dari informasi BPBD Kabupaten Wajo, hujan dengan intensitas sedang hingga deras, menyebabkan anak sungai di Lajokka, Desa Inalipue meluap sehingga mengakibatkan banjir bandang,” ujar Kepala BPBD Sulsel, Nimal Lahamang, Minggu (27/6/2021) dikutip dari Fajarcoid.

Akibat banjir bandang itu sebanyak 40 kk atau 123 jiwa terdampak dan adapula yang mengungsi 5 kk atau 11 jiwa. Dengan kerusakan 5 unit rumah rusak berat, 4 unit rumah rusak ringan, 40 unit rumah terdampak, 1 unit kantor Desa terdampak, 2 unit sekolah terdampak.

Saat ini, anggota TRC BPBD Kabupaten Wajo melakukan upaya asesmen dan evakuasi yang dilakukan di lokasi banjir bandang.

BPBD Provinsi Sulsel, kata Nimal, bahwa memastikan stok logistik aman untuk masyarakat terdampak banjir bandang.

“Beberapa minggu kemarin, BPBD Provinsi sydah berkeliling di Kabupaten untuk memberikan buffer stok logistik. Dan tim dari BPBD kabupaten sudah menyalurkan kepada masyarakat terdampak,” katanya.

Hal itu dilakukan sesuai dengan instruksi Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, agar stok logistik dari Provinsi aman di daerah, jika terjadi musibah.

“Atas arahan bapak Plt Gubernur Sulsel agar kami melakukan percepatan pemberian bantuan bila mana ada kejadian di kabupaten. Kejadian di Wajo, kami tetap monitor dan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten. Informasi terakhir, air sudah mulai surut,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengimbau masyarakat untuk tetap waspada di tengah kondisi cuaca saat ini.

“Kami turut prihatin atas musibah di Kabupaten Wajo. Alhamdulillah, informasi terakhir banjir di Desa Inalipue sudah mulai surut. TRC BPBD Kabupaten Wajo dan Provinsi telah turun ke lapangan untuk memastikan bantuan logistic siap untuk disalurkan kepada korban bencana,” katanya.

“Mari saling bersama saling bahu membahu membantu korban terdampak, namun tetap harus menerapkan protokol kesehatan serta menjaga imun tubuh,” tuturnya. (rls/fajar)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital