Sabtu, 8 Agustus 2026

1,7Kg Sabu Dimusnahkan 14.217 Masyarakat diselamatkan

Irwasda Polda Sulteng Kombes Ai Afriandi, Direktur Resnarkoba Polda Sulteng Kombes Aman Guntoro dalam pemusnahan barang bukti sabu, Jumat 23 Juli 2021 di Loby Polda Sulteng Jalan Soekarno/hamdi anwar/pe

PALUEKSPRES,PALU – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulteng kembali memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu, Jumat 23 Juli 2021 di lobi Polda Sulteng Jalan Soekarno.

Kali ini barang bukti sabu seberat 1,7kg lebih dari tiga tersangka pengedar. Pemusnahan dihadiri Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulteng, pihak Kejaksaan Tinggi dan Pengadilan Negeri Palu serta dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Seperti biasa, pemusnahan barang bukti dilakukan dengan cara dilarutkan dalam air mendidih. Air rebusan barang bukti selanjutnya dibuang ke dalam selokan.

Sebelum dimusnahkan, barang bukti terlebih dahulu diuji dengan peralatan khusus oleh pihak BNN disaksikan semua pihak yang hadir.

Direktur Resnarkoba Polda Sulteng, Kombes Aman Guntoro menjelaskan, barang bukti tersebut berasal dari tiga tersangka pelaku penyalahgunaan narkotika. Seluruhnya merupakan warga Palu.

Kata Aman Guntoro, pemusnahan ini adalah bentuk tranparansi. Karena selama ini ia mengaku kerap muncul asumsi bahwa barang bukti tersebut disalahgunakan petugas.

“Agar tidak ada asumsi barang bukti tidak disalahgunakan petugas. Maka setelah penetapan pengadilan negeri barang bukti hanya bisa bisa disimpan dengan masa tertentu karena sesuai perintah undang-undang barang bukti tidak bisa disimpan lama,”katanya.

Menurutnya, ketiga tersangka dalam kasus ini seluruhnya ditangkap di Kota Palu. Para tersangka mengedarkan sabu di wilayah Kota Palu. Sedangkan barang yang mereka salahgunakan ini berasal dari Negara Malaysia.

“Barangnya berasal dari luar Sulteng.  Mereka menggunakan transportasi  laut menuju Sulteng lalu diedarkan,”paparnya.

Dia menambahkan, salah satu titik peredaran narkotika adalah Kecamatan Tatanga yang sampai saat ini masih terkenal dengan daerah rawan narkotika.

Karenanya Aman Guntoro berharap, kerjasama masyarakat untuk mengatasi penyalahgunaan narkotika di kecamatan tersebut.

“Tatanga kalau bebas harus ada kerjasama dengan masyarakat. Kami harapkan media juga perlu terus mengupdate informasi terkait penyalahgunaan narkotika di Tatanga Agar dapat perhatian pemerintah daerah. Agar kita bisa sama-sama memberantas penyalahgunaan narkotika tersebut,”harapnya.

Sementara itu, Kapolda Sulteng diwakili Irwasda Polda Sulteng Kombes Ai Afriandi menambahkan, dengan pemusnahan barang bukti tersebut, maka ada sebanyak 14.217 masyarakat yang diselamatkan dari penatalaksanaan sabu ini.

Menurutnya, berat awal barang bukti sabu adalah 1, 796,25gram. Ada seberat 21,2gram yang menjadi pembuktian di pengadilan.

Kapolda kata Ai Afriandi sangat mengimbau stakeholder dan elemen masyarakat untuk partisipasi dalam upaya pemberantasan narkotika ini. Hal itu bertujuan demi menyelamatkan masyarakat, khususnya generasi muda serta bangsa dan negara dari narkotika.

Dimasa pandemi Covid-19, Kapolda pun kembali menghimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Melaksanakan disiplin menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, hindari kerumunan dan mengurangi mobilitas (5M).

Serta menerapkan testing, tracing dan treatment (3T). Hal ini menurutnya bertujuan memutus rantai penyebaran virus Covid 19. (mdi/pe)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital