Sabtu, 8 Agustus 2026

Gubernur Sulteng Sepakat Kerjasama Dengan Tiongkok Kembangkan Pertanian Kedelai

Gubernur Sulteng H Rusdy Mastura saat rapat virtual bersama Pemerintah Tiongkok dan Chansun Group,Jumat (23/7/2021)/foto:BiroAdmPim/pe

PALUEKSPRES, PE- Gubernur Sulteng H Rusdy Mastura menyambut baik keinginan pemerintah Tiongkok dan Perusahaan Chansun Group, sebagai investor, untuk pengembangan pertanian tanaman kedelai di Sulteng.

Dalam rapat virtual bersama pemerintah Tiongkok Jumat (23/7/2021), Gubernur Rusdy meminta Tiongkok dan delegasinya untuk segera datang ke Palu guna menyepakati dalam MoU agar kerjasama tersebut cepat dilaksanakan. Sehingga kata Guberunur, masyarakat Sulteng khususnya petani merasakan dari hasil dari Kerjasama ini.

Rusdy menjelaskan bahwa luas tanaman Kedelai di Sulteng hingga kini masih seluas 4.000 ha. Namun menurutnya, potensi lahan untuk tanaman kedelai sangat luas bisa mencapai 30.000 Ha, baik di Kabupaten Sigi dan kabupaten lainnya.

Gubernur Rusdy berharap dari kerjasama dengan Tiongkok melalui perusahaan Chansun Group ini, luas tanam kedelai dapat dimaksimalkan dan produksi bisa ditingkatkan. Dia juga berharap Pemerintah Tiongkok untuk membeli hasil produksi kedelai masyarakat.

“Saya akan melakukan dukungan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan akses ke daerah-daerah yang memiliki potensi pengembangan pertanian kedelai. Saya juga sudah menandatangani MoU (memori of Understanding) dengan BRI untuk memberikan fasilitas kredit Kepada masyarakat petani. Harapan kita agar pertumbuhan pembangunan Sulteng berdampak dengan tingkat kesejahteraan masyarakat,”Kata Gubernur Rusdi.

“Jangan lagi pertumbuhan pembangunan Sulteng tinggi tetapi masyarakat kami masih sangat miskin. Ke depan anomali ini tidak terjadi lagi,” janjinya.

Yang Zhonglu Wakil Direktur Departemen Penelitian Kedelai Tiongkok, menyatakan pemerintahnya sangat berterima kasih kesediaan Gubernur Sulteng untuk bekerja sama dengan untuk meningkatkan produksi pertanian kedelai di Sulteng.

Yang Zhonglu mengatakan Tiongkok akan memberikan dukungan bibit dan rekayasa teknologi pertanian untuk meningkatkan produksi Kedelai. Menurutnya total impor kedelai Tiongkok mencapai 100,33 juta Ton pada tahun 2020. Impor tersebut berasal dari berbagai negara.

Yang Zhonglu yakin kebutuhan impor kedelai negara Tiongkok terus meningkat dan memberikan keuntungan yang sangat tinggi. Untuk memenuhi kebutuhkan tersebut kata dia, pemerintah Tiongkok akan serius untuk mewujudkan kerjasama ini.

Seperti dalam rilis Biro Administrasi Pimpinan Pemprov Sulteng yang diterima PE, Jumat, hadir mendampingi Gubernur Rusdy dalam rapat virtual itu, Bupati Sigi Irwan Lapata, Sekda Sulteng Mulyono, SE,Ak, MM, kepala dinas terkait, Staf Ahli SDM dan Pengembangan Kawasan Wilayah Dahri Saleh, dan Ridha Saleh selalu Tim Asistensi Gubernur. (aaa/pe)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital