Minggu, 9 Agustus 2026

Stunting di Sulteng Lebih Tinggi 32,26%, Dibandingkan Nasional 27,67%.

Wagub Mamun Amir saat memimpin rapat aksi percepatan penurunan stunting terintegrasi Tahun 2021, Rabu, 22 September 2021/ BiroAdminPimp/PE

PALUEKSPRES,PALU – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Mamun Amir menegaskan bahwa untuk melakukan percepatan penurunan angka stunting di Sulteng, maka harus dilakukan program terintegrasi dengan pengentasan kemiskinan.

Berdasarkan data yang ada prevalensi stunting di Sulteng berada pada angka 32,26 %. Angka ini lebih tinggi dari angka nasional yang berada diangka 27,67%.

“Kalau angka kemiskinan bisa diturunkan sudah pasti dapat menurunkan angka stunting.”Demikian Wakil Gubernur saat memimpin rapat aksi percepatan penurunan stunting terintegrasi Tahun 2021, Rabu, 22 September 2021.

Rapat aksi percepatan penurunan stunting terintegrasi Tahun 2021, diikuti oleh Pelaksana tugas Kepala Bappeda, Suandi, pelaksana tugas staf Ahli Bidang Pengembangan Wilayah dan SDA Dahri, dan OPD teknis, antara lain Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Pangan, TP.PKK Sulteng, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, BKKBN , Dinas Pemberdayaan Perempuan dan anak, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura. 

Wagub meminta agar segera dirumuskan program terintegrasi dari semua OPD dalam percepatan penurunan angka stuting dan angka kemiskinan. Sehingga nanti program tersebut menjadi program prioritas sesuai dengan visi dan misi gubernur Sulteng, ujar Wagub dalam siaran pers Biro Administrasi Pimpinan yang diterima Palu Ekspres, Rabu.

Menurut bekas bupati Kabupaten Banggai itu program untuk pembangunan klinik bersalin merupakan cara untuk  percepatan penurunan stunting melalui program kegiatan terintegrasi dari semua pihak. Klinik bersalin tersebut nantinya akan terintegrasi dengan program seluruh OPD termasuk BKKBN, program kabupaten dan kota.

Ke depan kata Wagub, perlu dilakukan  peningkatkan fungsi RS Pratama yang ada di masing-masing kabupaten sebagai pusat kegiatan terintegrasi dalam percepatan penurunan Stunting. (aaa/pe)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital