Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Pemkot Palu Tak Bisa Sendiri Untuk Tangguh Bencana

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid dalam Workshop Pra Kongres Pembentukan Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) di Restoran Mery Glow pada Senin, 11 Oktober 2021. Foto: Humas

PALUEKSPRES, PALU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palu bekerja sama Islami Relief Netherlands menggelar workshop Pra Kongres Pembentukan Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB), Senin 11 Oktober 2021 di restoran Mery Glow Palu.

Workshop bertema “Hidup di Atas Patahan” ini dibuka langsung Wali Kota Palu Hadianto Rasyid. Kegiatan dihadiri dihadiri Forkopimda Kota Palu dan pimpinan OPD terkait.

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menyambut baik dibentuknya forum tersebut. Karena mengingat Kota Palu sebagai kota indah yang berada di ruang lima dimensi terletak di atas lempengan sesar Palu Koro.

“Lempengan sesar ini yang teraktif di dunia. Ini sudah menjadi kajian lama bahwa potensi kebencanaan di Kota Palu sangat tinggi dan kita dibuktikan dengan terjadinya bencana di tahun 2018 silam,” ujarnya.

Ia menyatakan bahwa Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, Pemerintah butuh semua pihak untuk bersama-sama membangun Kota Palu yang tangguh terhadap bencana, olehnya pembentukan FPRB sangat dibutuhkan.

Pemerintah Kota Palu, katanya sangat membuka diri dalam penguatan forum tersebut apalagi berkaitan dengan regulasi apa yang harus didorong dengan skema jelas sesuai kondisi potensi kebencanaan di Kota Palu.

Menurutnya Pemerintah Kota Palu juga telah menyiapkan langkah-langkah dalam mengurangi resiko kebencanaan salah satunya adalah menyiapkan pembangunan kota baru atau kota satelit.

“Alhamdulillah Menteri ATR/BPN RI secara lisan sudah menyampaikan persetujuannya untuk pembangunan kota baru. Dari luas lahan 479 hektar yang dibutuhkan, 300 hektar InsyaAllah sudah siap. Kota baru ini sangat dibutuhkan yang diharapkan menjadi kota cadangan dan kota yang siap menghadapi bencana,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa tahun 2022 kedepan, Pemerintah Kota Palu juga sudah siap membangun ruang terbuka hijau untuk persiapan evakuasi. “Semua upaya kita lakukan sebagai langkah mempersiapkan diri,” pungkasnya. (***/mdi/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital