Sabtu, 8 Agustus 2026

Diduga Ada 20 Cabang BI di Indonesia Yang Alami Kebocoran Data. Pakar Sebut Lebih Parah dari Dugaan

ilustrasi. Kantor Bank Indonesia/ foto: jawapos

PALUEKSPRES, JAKARTA– Pakar Keamanan Siber, Alfons Tanujaya menilai, kebocoran data yang terjadi Bank Indonesia (BI) lebih parah daripada yang diumumkan sebelumnya.

Menurut Alfons, kebocoran data itu ternyata tidak hanya menimpa cabang BI di Bengkulu. Peristiwa sama juga terjadi di cabang BI lainnya di lebih dari 20 kota di seluruh Indonesia pada lebih dari 200 komputer dengan jumlah dokumen 52.767 dan data 74,82 GB seperti dilansir Jawapos, Kamis (27/1/2022).

Sebelumnya, perusahaan teknologi keamanan, DarkTracer, mengungkapkan kebocoran data yang terjadi di Bank Indonesia (BI).

Ketika beredar informasi terjadi kebocoran data, Bank Indonesia mengeluarkan pernyataan resmi bahwa memang benar terjadi kebocoran data pada salah satu cabangnya di Bengkulu. Jumlah komputer yang mengalami kebocoran data adalah 16 komputer dan hal ini diamini oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Dalam kicauan terbarunya disebutkan Geng Conti Ransomware terus mengunggah data internal Bank Indonesia. Pada kebocoran pertama, data yang diambil sebanyak 487 MB, tetapi sekarang mencapai 44 GB.

Melalui analisisnya, Pakar Keamanan Siber Alfons Tanujaya menyatakan, kemungkinan BI tidak mengetahui kalau ada sedemikian banyak data yang bocor dan hanya menginformasikan kebocoran terjadi hanya di 16 komputer dan satu cabang kepada BSSN. Alfons menduga, BI kemudian memberikan informasi yang kurang akurat ini kepada masyarakat.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital