Minggu, 9 Agustus 2026

Ada Pelaku Tunggal Yang diduga Tidak Menyalurkan Dana Non Kapitasi ke Puskesmas di Parimo

Inspektur Inspektorat Daerah Parigi Moutong (Parimo), Adrudin Nur / foto: Aswadin/ PaluEkspres

PALUEKSPRES, PARIMO- Inspektur Inspektorat Daerah Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Adrudin Nur mengatakan, berdasarkan hasil investigasi pihaknya menemukan ada pelaku tunggal diduga tidak menyalurkan dana non kapitasi jasa medis tahun 2020 ke 23 Puskesmas bernilai ratusan juta rupiah.

Menurut Adrudin, pelaku tunggal yang diduga tidak menyalurkan dana non kapitasi itu ke 23 Puskesmas setelah dicairkan bendahara, yakni pengelola Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Dinas kesehatan setempat.

“Kalau berdasarkan hasil investigasi kami, aa pelaku tunggal dalam dugaan korupsi dana non kapitasi itu, nanti pengembangan Aparat Penegak Hukum (APH) yang sebelumnya telah meminta kami melakukan investigasi ini,” kata  Adrudin Nur kepada wartawan di Parigi, Jumat (11/2/2022).

Hal itu kata dia, karena diperkuat dengan pengakuan yang bersangkutan kepada pihaknya, saat proses pemeriksaan. 

Namun, yang bersangkutan mengaku tidak menerima dana itu secara utuh. 

Sehingga, pihaknya mengundang Kepala Dinas Kesehatan Ellen Ludya Nelwan, untuk menyelesaikan persoalan itu secara internal.

“Jadi yang diterima pengelola JKN saat itu tidak utuh, sebelumnya telah dipotong oleh bendahara. Ketika ditanyakan saat ekspos terjadi perdebatan. Makanya, kami sarankan dilakukan penyelesaikan soal itu,” kata dia.

Ia menilai, tindakan pemotongan yang dilakukan pihak Bendahara saat dana non kapitasi tersebut cair, sulit diterima pihak Inspektorat.

Karena menurutnya, alokasi anggaran ratusan juta rupiah itu untuk pembayaran hutang jasa medis, yang harus segera dibayarkan oleh pengelola JKN ke 23 Puskesmas.

Kemudian, pihak kepala bidang pelayanan kesehatan (Yankes) di Dinas Kesehatan juga dianggap lalai melakukan perannya dalam mengontrol realisasi dana non kapitasi jasa medis tersebut.

“Pihak Kepala Dinas Kesehatan juga tidak bisa lepas tanggungjawabnya atas persoalan ini, meskipun saat itu baru menjabat sebagai pelaksana tugas,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam ekpos hasil investigasi tersebut, pihaknya juga menyarankan Dinas Kesehatan untuk memperbaiki sistem realisasi dana non kapitasi jasa medis tersebut. 

Sehingga, tidak terjadi penumpukan pembayaran di akhir tahun, yang nantinya berakibat pada kesalahan administrasi hingga menjadi celah terjadinya pelanggaran hukum.

Selain itu, pihaknya juga meminta agar tim verifikator pada Dinas kesehatan harus ditambah.” Karena yang ada hanya dua orang. Kemudian, harus punya brangkas, untuk menyimpan uang, serta hindari pembayaran non tunai.” ujarnya.(asw/PaluEkspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital