Minggu, 9 Agustus 2026

Edmond: Apakah Tersangka Bripka H Bekerja Sendirian Diluar Komando Pimpinan?

PALUEKSPRES, PALU- Pengacara dan mantan Koordinator KontraS Sulawesi Edmond Leonardo Siahaan SH, MH mempertanyakan penetapan Bripka Polisi H, anggota Polres Parigi Moutong yang menjadi tersangka “sendirian” pada kasus tewasnya demonstran bernama Erfaldi saat demo penolakan tambang PT Trio Kencana di Parigi Moutong beberapa waktu lalu.

“Apakah Bripka H bertindak sendiri diluar komando pimpinan, sehingga hanya Bripka H yang dikenakan hukuman dengan dikenakan persangkaan Pasal 359 KUH Pidana?” tanya Edmond dalam keterangan persnya yang diterima PaluEkspres, Rabu (2/3/2022).

Tak hanya itu, tentang hasil uji Balistik dan Labfor Polri di Makassar, dimana jenis pistol yang ditemukan identik dengan anak peluru dan proyektil pembanding dari senjata organik pistol HS9 dengan nomor seri H 239748 atas nama pemegang Bripka H, Bintara di Polres Parigi Moutong.

Menurut Edmond, apakah Bripka H bertindak membawa Pistol Semi Otomatis jenis HS9 dan berpeluru tajam tanpa sepengetahuan pimpinan dalam penanganan unjuk rasa tersebut?

“Masyarakat luas mengharapkan dalam kasus ini menjelaskan banyak hal yang selama ini menjadi pertanyaan,” tandasnya.

Edmond juga mempertanyakan mengapa Polda Sulteng tidak menjelaskan asal kesatuan Tersangka Bripka H. Apakah yang bersangkutan dari Satuan Intelkam? Sebab sejak awal peristiwa terjadi, dalam pemberitaan Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) sudah menyatakan bahwa pelaku penembakan kepada korban Erfaldi adalah oknum Polisi berpakaian preman.

“Karena pistol HS9 ini dari berbagai referensi yang ada hanya digunakan unit-unit tertentu saja termasuk penugasan Polri di Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dalam misi Formed Police Unit (FPU) di Sudan,” tandas Edmond. (aaa/PaluEkspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital