Sabtu, 8 Agustus 2026

Memasuki Hari Ketujuh, Pencarian Karthin Kenigora Ditutup

Tim SAR gabungan melakukan brifing sebelum menutup pencarian petani rotan yang hilang di Desa Bau Morowali Utara, Jumat (1/7/2022). Foto: Basarnas Palu

PALUEKSPRES, MORUT– Pencarian terhadap Karthin Kenigora (61) yang hilang saat mencari rotan di hutan Desa Bau, Kecamatan Soyojaya, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah (Sulteng), memasuki hari ke tujuh, Jumat (1/7/2022).

Selama pencarian dari hari pertama sampai hari ke tujuh, tim SAR gabungan tidak menemukan satupun tanda- tanda keberadaan korban.
Berbagai spekulasipun muncul ditengah pencarian sebagaimana yang diungkapkan koordinator lapangan, Syahrul Japarudin.
Ia menuturkan, selama pencarian berbagai spekulasi muncul di tengah masyarakat, di mana ada yang melihat korban berbaring di depan rumahnya.
“Ada yang mengatakan kemungkinan korban mengalami tindak pidana dan ada pula yang bilang korban memiliki riwayat gangguan jiwa,” kata Syahrul, Jumat (1/7/2022).
Menurutnya, semua tempat di sekitar lokasi telah disisir. Bahkan, di perkampungan tempat korban tinggalpun telah disisir.
“Pihak keluarga korban juga telah mengadakan ritual adat di hutan. Namun, tak satupun petunjuk yang ditemukan,” ujarnya.
Sehingga, di hari ke tujuh ini, tim SAR gabungan melakukan evaluasi dan memutuskan pencarian terhadap korban ditutup. Namun tetap akan dilakukan pemantauan oleh aparat desa setempat.

Ia menambahkan, kendala yang dihadapi selama pencarian yaitu informasi yang tidak jelas dan simpang siur.

Sementara itu, Andrias Hendrik Johannes selaku SMC (SAR Mission Coordinator) mengatakan, pencarian ditutup hari ini dan tim yang ada di lapangan akan kembali bertugas di Unit Siaga SAR Morowali.
Namun tetap selalu berkoordinasi ke aparat desa setempat dalam hal pemantauan. “Terima kasih kepada semua unsur yang turut melakukan pencarian terhadap korban, tetap semangat untuk misi kemanusiaan,” ujar Andrias.

Adapun unsur SAR terdiri dari tim rescue unit Siaga SAR Morowali, BPBD Morowali, Polsek Morowali, Babinsa, Babinkamtibmas dan masyarakat setempat.

Sebelumnya diberitakan, seorang lansia hilang saat mencari rotan di hutan Desa Bau, Kecamatan Soyojaya, Kabupaten Morowali Utara, pada Rabu (22/6/2022).
Masyarakat menemukan sapi yang terikat di hutan, sedangkan si pemilik sapi tidak nampak sama sekali.
Upaya pencarian telah dilakukan namun tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital