Minggu, 9 Agustus 2026

Hari Pertama Pencarian Korban Banjir Torue Belum Membuahkan Hasil

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan Basarnas Palu, Andi Sultan. Foto: Aswadin/PE

PALUEKSPRES, PARIMO – Pencarian empat warga Desa Torue, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, yang hanyut terseret arus benjir bandang, belum membuahkan hasil.

Demikian dikatakan Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan Basarnas Palu, Andi Sultan kepada wartawan di Torue, Jumat (29/7/2022).

Menurut Andi Sultan, hari pertama pencarian korban banjir yang hanyut di dusun  dua Desa Torue, oleh pihaknya masih nihil. Pencarian korban di hari pertama juga melibatkan pihak TNI AL, Pol Airud, dan sejumlah relawan.

Dia menjelaskan, tim SAR gabungan ini dibagi menjadi dua tim. Adapun tim pertama melakukan pencarian korban dengan cara menyisir bagian pesisir di sekitar muara, tepatnya di lokasi yang tidak jauh dengan rumah korban sebelumnya.

“Sementara tim ke dua, melakukan pencarian di sekitar muara sungai hingga ke laut kurang lebih 1 mil,” jelasnya.

Lanjut dia mengatakan, pencarian di laut juga difokuskan pada tumpukan ranting ranting kayu yang merupakan reruntuhan rumah korban atau material banjir yang hanyut terbawa air pada saat itu.

Dalam proses pencarian kata dia, pihaknya berupaya membongkar tumpukan kayu tersebut. Tetapi, belum juga membuahkan hasil.

Padatnya tumpukan kayu di tengah laut itu, menjadi kendala pihaknya dalam melakukan pencarian korban. Sebab, tumpukan kayu tersebut, sangat sulit untuk dibongkar.

“Pencarian hari ini kami mulai pada pukul 07: 222 WITA, dan berakhir pukul 17.00 WITA,” ujarnya.

Kemudian, untuk pencarian di hari kedua nantinya, tim SAR akan dibagi menjadi tiga tim.

Tim pertama tetap difokuskan untuk melakukan pencarian di tumpukan kayu tersebut, dan dua timnya lagi melakukan pencarian di sekitar Last Know Position (LKP) atau posisi terakhir yang diketahui.

“Air banjir begitu kencang serta air laut surut, ada kemungkinan para korban ini terseret arus ke laut,” ujarnya.

Menurutnya, yang menjadi kendala juga dalam pencarian, banjir yang terjadi disertai dengan material lumpur. Sehingga diperkirakan korban ini tertimbun lumpur.

“Dan mudah mudahan besok kita menemukan korban. Kemudian, untuk pencarian hari kedua kami sudah sepakati pada briefing tadi, dimulai pada pukul : 07.00 WITA,” ujarnya. (asw/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital