Sabtu, 8 Agustus 2026

Pemkab Poso Minta Maaf Usai Gerbang Perbatasan Parimo Dibongkar

Pemkab Poso Minta Maaf Usai Gerbang Perbatasan Parimo Dibongkar
Sekab Poso, Frits Sam Purnama saat ditemui sejumlah wartawan. Foto - Aswadin/ Palu Ekspres

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso berkunjung ke Pemkab Parigi Moutong untuk menindaklanjuti pembongkaran gapura selamat datang di wilayah perbatasan antara Kabupaten Parimo dengan Kabupaten Poso di Desa Maleali, Kecamatan Sausu pada Sabtu, 15 Oktober 2022, oleh pihak ke tiga yang melakukan pekerjaan.

Kunjungan pihak Pemkab Poso tersebut disambut Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong Zulfinasran, Senin (17/10/2022), di ruang Sekda.

“Kita berharap, dengan pertemuan kedua pemerintah kabupaten ini bisa meredam supaya jangan sampai ada yang memanfaatkan momen ini dengan membenturkan Parimo dengan Poso,” kata Sekab Parimo, Zulfinasran ditemui usai pertemuan.

Baca juga: BPN Parigi Moutong Serahkan 75 Sertifikat di Desa Tada Selatan

Dalam pertemuan ini, dihadiri oleh Sekretaris Kabupaten Poso, Frits Sam Purnama yang didampingi sejumlah pejabat lainnya. Menurut Zulfinasran, Pemkab Poso sudah menyampaikan permohonan maaf atas kejadian itu melalaui Sekab Poso.

“Jadi Pak Sekkab Frits Sam sudah mewakili Pemkab Poso menyampaikan permohonan maaf, dan ditindaklanjuti dengan surat terkait persoalan tersebut,” ujarnya.

Selain itu kata dia, Pemerintah Kabupaten Poso juga merespon baik harapan Pemkab Parimo, dengan mendirikan kembali gerbang selamat datang yang berada di perbatasan wilayah tersebut.

Baca juga: DPRD akan Undang Disdikbud Parigi Moutong Soal Vaksinasi yang Jadi Syarat Pengambilan Ijazah

“Dari pihak Pemkab Poso minta maaf, dan mereka siap mendirikan kembali gerbang yang ada, jadi memang ada miskominikasi terjadi dengan pihak pelaksana di lapangan,” ungkapnya.

Menurutnya, pembangunan kembali gerbang di perbatasan Kabupaten Parigi Moutong dan Poso itu, secepatnya dilakukan. Sebab, Pemkab Poso akan membahas hal ini setelah melakukan pertemuan antara kedua belah pihak.

“Ini masih pertemuan pemerintah dua kabupaten, dan laporan untuk Pemerintah Provinsi Sulteng, tetap ada sesuai dengan apa yang kita lakukan,” ujarnya.

Sekretaris Kabupaten Poso, Frits Sam Purnama mengatakan, pembongkaran gerbang perbatasan itu terjadi  karena adanya miskomunikasi pihak ke tiga dengan yang memberi pekerjaan.

Kata dia, itu karena kurangnya informasi. Sehingga, hal yang tidak inginkan terjadi. “Dan, Pemerintah Kabupaten Poso pada hari ini datang ke sini menyampaikan bahwa apa yang dilakukan itu adalah sebuah tindakan yang keliru dan tentunya kami menyampaikan permohonan maaf,” ungkapnya.

Kemudian, untuk hal-hal yang lain katanya, akan dibicarakan lebih lanjut ditingkat pimpinan.

“Apapun yang menjadi kesepakatan bersama akan kita laksanakan,” tegasnya.

Karena menurutnya, Kabupaten Parigi Moutong dan Kabupaten Poso merupakan kabupaten tetangga sehingga tidak menginginkan adanya gesekan.

“Karena selama ini kami ketahui bahwa Parigi Moutong ini selalu memberikan dukungan kepada Poso ketika ada kegiatan. Dan sebaliknya kemarin ada bencana alam di Parimo, Poso juga turut andil memberikan suport kepada Pemkab Parimo,” ujarnya. (asw/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital