Sabtu, 8 Agustus 2026

Wakapolri Beberkan Asal-muasal Teroris Senior di Indonesia

Wakapolri Komjen Syarfuddin

JAKARTA, PE – Interpol bersama  Bangladesh Police menggelar Chief of Police Conference of South Asia and Neighbouring Countries di Dhaka, Bangladesh mulai tanggal 12 hingga 14 Maret 2017. Untuk Polri, kehadirannya diwakili Wakapolri Komjen Syarfuddin.

Di sana, Syafrudin sempat bertemu dengan Kepala Kepolisian Afganistan General Abdul Rahman dan Wakil Kepala Kepolisian Diraja Malaysia Noor Rashid Ismail. “Kita akan melaksanakan pertemuan dengan tiga negara sebelum konferensi dimulai, pertama Afganistan, Bangladesh dan Malaysia,” ucapnya melalui pesan siaran, Minggu (12/3).

Mantan Kalemdikpol itu berkata bahwa Afganistan punya sejarah panjang yang perlu diketahui masyarakat Indonesia bahwa betapa pentingnya Polri berkomunikasi kembali dengan Afganistan. Sebab, sejarah tentang terorisme di Afganistan itu sangat‎ panjang mulai Mujahidin sampai Alqaeda.

“Kita tahu banyak pelaku-pelaku terorisme yang senior dulu berlatih‎‎ dan belajar lulusan di Afganistan. Syukur Alhamdulillah, semua itu bisa kita atasi sampai saat ini di mana pelaku-pelaku itu ada yang dihukum sudah banyak, direhabilitasi. Misal Imam Samudera dan sebagainya,” ujarnya.

Lalu lanjut dia, untuk Bangladesh di satu sisi sebagai tuan rumah tapi kejadian-kejadian yang bersifat ekstrimisme sudah mulai marak terjadi. “Bangladesh ini sudah bagian daripada gerakan-gerakan bera‎filiasi dengan ISIS sehingga kita perlu kerjasama secara spesifik,” jelas dia.

Sementara ‎Kepala Polisi Afganistan, General Abdul Rahman mengatakan ada beberapa hal yang dibahas dalam pertemuan dengan Wakapolri Komjen Syafrudin antara lain soal kerjasama penanganan terorisme.

“Kemudian permohonan dari Afganistan ke Indonesia untuk bantuan pananganan masalah terorisme dalam hal pemberian informasi dan pelatihan perwira polisi Afganistan ke Indonesia‎,” katanya.

Untuk diketahui, Wakapolri Komjen Syafrudin menghadiri Chief of Police Conference of South Asia and Neighbouring Countries didampingi oleh beberapa perwira tinggi Polri antara lain Sahlisosek Kapolri Irjen Amhar Azeth.

Kemudian, Kabag Kejahatan Internasional Divisi Hubungan Internasional Polri Kombes Puji Sarwono, Waka Densus 88 Polri Brigjen Eddy Hartono, Karo Binops Bareskrim Polri‎ Brigjen Toni Hermanto serta Karo Binkar SDM Polri Brigjen Priyo Widyanto dan AKBP Joko Julianto.

Dalam kegiatan ini, ada beberapa hal yang menjadi concern pembahasan terutama soal terorisme, pembatasan gerakan ekstrimisme dan trans nasional crime. Kemudian, kegiatan dihadiri oleh perwakilan dari 21 negara Asia Selatan.‎

(elf/JPG/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital