Sabtu, 8 Agustus 2026

Kegiatan Kedewanan, Anggota DPRD Palu: Tak Perlu Lagi Gunakan Kertas

Kegiatan Kedewanan, Anggota DPRD Palu: Tak Perlu Lagi Gunakan Kertas
Wakil ketua I DPRD Kota Palu Erman Lakuana memimpin sidang paripurna DPRD Kota Palu dengan agenda laporan ketua Pansus, Rabu (30/11/2022) di rung sidang utama DPRD Palu. Foto: Abidin/PE

Wakil ketua I DPRD Kota Palu Erman Lakuana memimpin sidang paripurna DPRD Kota Palu dengan agenda laporan ketua Pansus, Rabu (30/11/2022) di rung sidang utama DPRD Palu.

Anggota DPRD Kota Palu dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sucipto menyarankan penerapan sistem paperless atau tanpa penggunaan kertas untuk dokumen laporan pada berbagai kegiatan rapat kedewanan.

“Seperti kegiatan sidang paripurna dengan agenda mendengarkan laporan ketua Pansus terkait Raperda APBD 2023, laporan ketua pansus tak perlu lagi mengetiknya lagi di kertas,” kata Sucipto.

Saran tersebut disampaikan Sucipto sebelum pimpinan rapat Rizal Dg Sewang menutup sidang paripurna anggota DPRD dengan agenda penetapan Raperda APBD 2023 menjadi Raperda, Rabu (30/11/2022) di ruang sidang utama DPRD Kota Palu.

Penggunaan kertas pada setiap kegiatan kedewanan menurut Legislator PKS Palu ini, dianggap sudah tidak efektif karena masing-masing anggota DPRD Kota Palu sudah memiliki tablet dari dana APBD Kota Palu. Penggunaan tablet tersebut sebenarnya untuk meningkatkan koordinasi antarsetiap anggota dewan, terutama penyampaian dokumen yang selama ini melalui dokumen surat menyurat.

“Ini lah tujuannya dianggarkan tablet kepada setiap anggota dewan, supaya terjadi efisiensi pada ATK,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Irsan Satria. Anggota DPRD dari Fraksi Hanura ini mengusulkan, Pemkot Palu perlu juga mengalokasikan pengadaan tablet bagi pimpinan OPD. Tujuannya, selain untuk mempermudah komunikasi antarsesama pimpinan OPD dan pejabat pembina ASN, juga akan memudahkan pengiriman dokumen surat menyurat atau laporan eksekuti ke legislatif.

“Seperti jawaban Pemkot Palu yang disampaikan Ibu Wakil Wali Kota atas tanggapan fraksi-fraksi, tidak perlu lagi diketik lantas diperbanyak untuk disebar ke setiap anggota dewan, cukup di-share melalui tablet jika sudah dianggarkan,” kata Irsan disambut aplaus sejumlah perwakilan OPD di dewan. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital