Kamis, 24 September 2026
Daerah  

Waduh, Kelompok Sipil Bersenjata Baru Terbentuk di Sulteng, Ini Daftar Anggotanya

POSO, PE – Kapolda Sulteng Brigjen (Pol) Rudi Suhpariadi mengatakan sembilan orang sipil bersenjata yang ditangkap Densus 88 di tiga lokasi di wilayah Sulteng belum lama ini, diduga merupakan anggota kelompok sipil bersenjata yang baru terbentuk di Sulteng karena tidak terkait  dengan  kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

“Sembilan orang yang ditangkap merupakan jaringan ISIS melalui Ustad Basri yang tinggal di Makassar,” kata Kapolda di hadapan sejumlah wartawan di Polres Poso, Minggu (12/3).

Sementara terkait dengan identitas Basri, Kapolda masih merahasiakan  karena masih dalam proses pendalaman dan penyelidikan.
Sesuai hasil pemeriksaan Polda Sulteng lanjutnya, sembilan orang tersebut  mengetahui kegiatan perencanaan aksi pengeboman, rencana penyerangan Markas Brimob dan TNI di Kabupaten Tolitoli, menerima paket pembuatan bom dari Ikwan di Palu, melakukan Baa’at Daulat ISIS melalui Ustad Basri di Makassar, serta melakukan survei aksi penyerangan.

Sementara dalam penangkapan sembilan orang tersebut, ditemukan sebanyak sembilan barang bukti, seperti 3 kantong pupuk KNO3, 2 botol cairan Spritus @ 600 Ml, 2 botol air aki, 4 kantong plastik arang kayu, 1 kantong belerang, 1 kantong plastik paku, 1 tabung gas Elpiji, 7 buah handphone, dan satu buku tabungan BNI rekening 0439088386 atas nama Samsuariyadi.

Adapun aksi pembakaran gereja di Palu dan Poso, menurut Kapolda, belum diketahui keterkaitan dengan sembilan orang terduga anggota kelompok sipil bersenjata itu.  Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap sembilan orang yang ditangkap tersebut.

“Yang jelas kami masih dalam penyelidikan terhadap sembilan orang itu, jika selesai pemeriksaan kami akan menyampaikan hasilnya,” janji Kapolda.

Dalam rilis Kapolda, total sembilan orang terduga kelompok sipil bersenjata berhasil ditangkap aparat Kepolisian di tiga lokasi, yakni di Kabupaten Tolitoli, Kabupaten Parigi Moutong serta Kelurahan Tawaeli Kota Palu kurun waktu Kamis 9 Maret hingga Jumat 10 Maret.

Secara rinci disebutkan, inisial IRH alias AAN warga Desa Dangi Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, ditangkap di Parigi Moutong; inisial AJ alias Jufri alias Abay warga Jalan Buyu Biongo Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan ditangkap di Tawaeli Kota Palu.

Selanjutnya, insial MD alias Davd alias Kelo warga  Jalan Tanggul Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, ditangkap di Tawaeli. Sementara yang berhasil ditangkap pada Jumat (10/3) di salah satu Safe House di  Kabupaten Tolitoli, sebanyak enam orang, yakni insial SMD alias SAM alamat jalan Veteran 2 Kabupaten Tolitoli, insial KIF lahir di Minahasa Sulut alamat Jalan Pulau Irian Kelurahan Gebang Rejo, Kabupaten Poso.

Kemudian insial SYN lahir di Kabupaten Tojo Unauna alamat Jalan Pulau Bali Kelurahan Gebang Rejo Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso. Selain itu, insial DWN alias Ali lahir di Poso alamat Jalan Pulau Sabang Kelurahan Gebang Rejo, Kabupaten Poso;  insial IRS alias Ican, lahir di Kalangkangan alamat Desa Latapan Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli, dan inisial  JEF lahir di Lampung alamat Desa Siring Jaha Kecamatan Sido Mulia, Kabupaten Lampung Selatan.

“Untuk perkembangan selanjutnya kami  akan kabarkan setelah hasil penyelidikan dan pemeriksaan selesai, ” ujar Kapolda.

(fer/Palu Ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam