Sabtu, 8 Agustus 2026

Revalitasi Bahasa Daerah di Kota Palu, Balai Bahasa Sulteng  Gelar Pelatihan Guru Utama

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah Yudiawati Vidiana membuka secara langsung kegiatan ToT Revitalisasi Bahasa Daerah di Kota Palu, Senin (22/5/2023). Foto: Istimewa

Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan Pelatihan Guru Utama atau Training of Trainers (ToT) di Kota Palu. Pelatihan ini merupakan bentuk pelestarian bahasa daerah di Sulawesi Tengah khususnya Bahasa Kaili yang menurut data Laboratorium Kebinekaan Bahasa dan Sastra Kemdikbudristek tergolong dalam kategori rentan. Pelatihan ini juga merupakan upaya bersama pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam pelestarian bahasa daerah sebagai warisan bangsa.

Pelatihan Guru Utama merupakan rangkaian kegiatan ketiga dari Program Merdeka Belajar Revitalisasi Bahasa Daerah.

Sebelumnya Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah telah melaksanakan Rapat Koordinasi dengan 5 Pemerintah Kabupaten dan Kota yakni Pemerintah Kota Palu, Kabupaten Poso, Kabupaten Banggai, Kabupaten Banggai Kepulauan, dan Kabupaten Donggala.

Dari rapat tersebut dihasilkan kesepakatan untuk pelaksanaan program RBD di lima Kabupaten Kota tersebut.

Setelah Rapat Koordinasi dengan Pemda, Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) dengan para pakar untuk menyusun modul bahan ajar yang akan dijadikan referensi bagi peserta ToT dalam mengajarkan bahasa daerah yang menyenangkan di sekolah atau komunitas masing-masing.

Kegiatan Pelatihan Guru Utama dilaksanakan selama lima hari pada tanggal 22—26 Mei 2023 berlokasi di Hotel Bestwestern Kota Palu. Kegiatan ini melibatkan Pemerintah Kota Palu dan Kabupaten Donggala dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Pelatihan ini menghadirkan 113 orang peserta yang terdiri dari Guru SMP dan SD serta Budayawan Pegiat Bahasa Daerah yang berasal dari Kota Palu dan Kabupaten Donggala.

Kasubbag Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah, Anita Yudistira dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk melestarikan bahasa Kaili melalui pelatihan bagi guru master yang kemudian akan mengimbaskan kembali kepada teman sejawat, siswa dan atau anggota komunitas.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah Yudiawati Vidiana membuka secara langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kepunahan bahasa daerah terjadi ketika bahasa daerah tersebut tidak digunakan dan semakin berkurangnya penutur bahasa daerah menjadi salah satu faktor penyebab kepunahan bahasa daerah,

“Jangan tinggalkan ciri khas bangsa kita yaitu bahasa ibu sehingga kepunahan bahasa daerah tidak terjadi,” ujar Yudiawati  dalam sambutannya.

Selama kegiatan para peserta akan diberikan materi tentang dasar-dasar membaca dan menulis cerpen, puisi, mendongeng, tembang tradisi, pidato dan komedi tunggal berbahasa daerah. Keenam materi  tersebut akan diajarkan kembali oleh peserta ToT ke sesama rekan guru dan murid di sekolah dan komunitas masing-masing.

Pelatihan ini menggabungkan praktik dan materi. Pemateri membimbing peserta baik secara individu maupun kelompok dan peserta juga sangat aktif dalam berinteraksi secara langsung dengan pemateri. Melalui kegiatan ini, bahasa Kaili diharapkan dapat tetap terjaga kelestariannya dengan memunculkan tunas-tunas baru penutur bahasa ibu yang mencintai bahasa daerahnya. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital