Minggu, 9 Agustus 2026

Sulteng Integrasikan RTRWP dengan RZWP-3-K melalui Perda

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulteng, Arif Latjuba. Foto: Istimewa

Penetapan Peraturan Daerah (Perda) tentang Integrasi Rencana Tata Ruang Wilayah Perairan (RTRWP) dengan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP-3-K) merupakan salah satu upaya dalam melaksanakan misi pembangunan kelautan nasional yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tengah, Arif Latjuba saat menyampaikan sambutannya pada sosialisasi Peraturam Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 28 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang Laut.

Kepala Dinas Perikanan se-Provinsi Sulteng menjadi peserta pada sosiliasi yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali mewakili Bupati Morowali tersebut dilaksanakan di Kantor Bupati Morowali, Senin (12/6/2023).

Sosialiasi ini juga dihadiri pelaku usaha perikanan, pelaku usaha pengguna perairan laut/perusahaan tambang dan pemerintah daerah Kabupaten Morowali, termasuk camat dan kepala desa, serta NGO.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tengah, Arif Latjuba dalam sambutannya pada pembukaan sosialisasi, mengatakan, misi pembangunan kelautan nasional terdiri dari lima poin utama. Pertama, menjaga dan meningkatkan kelestarian sumber daya alam dan wilayah pesisir agar dapat berfungsi optimal dalam mendukung sistem kehidupan.

Kedua, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga dan melestarikan ekosistem laut, pesisir, dan pulau-pulau kecil dalam pelaksanaan pembangunan.

“Ketiga, meningkatkan upaya pemeliharaan keamanan nasional dan pengamanan kekayaan sumber daya kelautan dan perikanan,” kata Arif Latjuba.

Keempat, meningkatkan pembangunan kelautan secara terpadu, termasuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) kelautan. Kelima, mengembangkan industri kelautan dan perikanan secara optimal dan berkelanjutan.

Sebagaimana diketahui, Asisten Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Daya Saing dan Pemasaran, Dyah Erowati, menjelaskan bahwa RZWP-3-K adalah tindak lanjut dari komitmen Presiden Joko Widodo untuk mengimplementasikan Blue Ekonomi yang diluncurkan pada ulang tahun ke-22 KKP tahun 2021.

Komitmen tersebut juga merupakan komitmen kepada dunia internasional, di mana Indonesia menjadi salah satu negara yang terlibat dalam menjaga keberlanjutan penggunaan pesisir pantai dan ruang laut untuk generasi mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dyah Erowati pada FGD Final Penyusunan Teknis Materi Muatan Perairan Pesisir, yang diselenggarakan pada hari Jumat, 13 Mei 2022, di ruang Polibu kantor Gubernur Sulawesi Tengah. Materi teknis muatan perairan pesisir yang telah disetujui kemudian menjadi Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP-3-K) dalam Focus Group Discussion (FGD) Final tersebut.

Dengan adanya penyusunan materi teknis Perairan Pesisir, Sulawesi Tengah menjadi provinsi ketujuh yang telah menyelesaikan proses tersebut.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital