Sabtu, 8 Agustus 2026

DKP Sulteng Kunjungi PPN Kwandang Gorontalo, Tingkatkan Kinerja PPI Paranggi

Kepala DKP Sulteng Arif Latjuba. Foto: Istimewa

Palu, PaluEkspres.com – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) berkunjung ke Pelabuhan Perikanan Nasional (PPN) Kwandang, Gorontalo.

Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima media ini, Selasa (1/8/2023), menyebutkan bahwa kegiatan yang berlangsung selama empat hari, 27 – 31 Juli 2023 di Provinsi Gorontalo itu, juga diagendakan berkunjung ke Pelabuhan Perikanan Tenda di Kota Gorontalo. Tujuannya, sebagai upaya meningkatkan kinerja organisasi UPT Pelabuhan Perikanan Wilayah II – PPI Paranggi, Kabupaten Parigi Moutong.

Sebab, dalam penyelenggaran pelayanan kepelabuhanan PPI Paranggi masih merasakan belum sepenuhnya optimal dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.

Oleh karena itu, kegiatan pengembangan wawasan kepelabuhanan perikanan yang diikuti oleh Kepala DKP Sulteng H. Arif Latjuba, SE, M.Si, Kepala UPT PPI Wilayah II – PPI Paranggi, Iffat, S.Pi, MT, Kepala Bidang PSDKP Sulteng, Agus Sudaryanto, A.Pi, MM, Kepala Seksi Tata Operasional PPI Paranggi, Suardin Paliudju, S.Pi, serta empat staf teknis ini menjadi wadah untuk lebih meningkatkan kinerja bagi personel UPT PPI Paranggi.

Kunjungan Kepala DKP Sulteng bersama rombongan diterima Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kwandang, Yanwar Amri Yasman, S.St.Pi beserta seluruh jajarannya, di antaranya Kasubag Umum Adil Sinohaji, Kasupokja Kesyahbandaran Franky Yulian Watung, Kasupokja TKPU Rustam Abdullah, serta Kasupokja Operasional Pelabuhan, Victori R.Maintindom.

Kepala DKP Sulteng H. Arif Latjuba, SE, M.Si saat menyampaikan sambutannya mengatakan, dengan diterbirtkannya Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2023 tentang Penangkapan Ikan Terukur (PIT) dan PNBP pasca produksi memberikan beberapa dampak terhadap pelaku usaha perikanan, khususnya pada usaha perikanan tangkap.

Sebab, dalam aturan tersebut, ditekankan pelaku usaha untuk melakukan migrasi perizinan dan mendorong segenap pemilik kapal untuk berpangkalan pada pelabuhan pelabuhan yang telah ditetapkan oleh pusat. Sementara disisi lain, menjadi dilema adalah jarak anatar pemilik usaha dengan pelabuhan pangkalan cenderung jauh dan kesiapan kebutuhan dasar operasional penangkapan ikan seperti BBM, air bersih dan es, pasar serta pengawasannya belum tentu bisa dapat dipenuhi secara keseluruhan.

Untuk itu menjadi penting untuk menunggu kajian yang komprehensif terlebih dahulu.

“Saya mengharapkan seluruh jajaran bidang dan UPT senantiasa meningkatkan kinerja bidang/unitnya masing-masing dengan upaya yang bersungguh-sungguh yang berorientasi pada pelayanan publik kepada seluruh pelaku usaha kelautan dan perikanan serta peningkatan produktivitas yang berorientasi pada produksi dan peningkatan pendapatan nelayan/pembudidaya/pengolah dan pemasar yang berimplikasi pada peningkatan kesejahteraannya,” ujarnya. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital