Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Wow! Peserta BPJS Palu Menunggak Rp12,8 Miliar

PALU, PE – Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palu Gerry Adhikusuma menyebut ada sekitar Rp12.8miliar tunggakan iuran peserta mandiri yang belum terbayar. Mayoritas peserta mandiri itu berada di Kota Palu.

“Kami sangat berharap peserta ini segera melunasi tunggakan,”ungkap Gerry, dalam sebuah kegiatan media gathering BPJS Kesehatan, Senin 27 Maret 2017 di Palu.

Gerry menjelaskan, metode yang digunakan BPJS Kesehatan dalam sistem jaminan kesehatan nasional (JKN) adalah sistem gotong royong.

“Kalau ada tunggakan, maka akan ada mekanisme yang terganggu,”jelasnya.

Pihaknya sendiri beber Gerry, sudah berusaha menagih langsung ke personal peserta. Namun sejauh ini, upaya yang dilakukan masih persuasif. “Yang kami ingin ada kesadaran,”ujarnya.

Berbeda halnya kata Gerry jika tunggakan berasal dari peserta karyawan atau pegawai sebuah perusahaan. Pihaknya akan melibatkan unsur kejaksaan untuk membantu proses penagihan ke perusahaan bersangkutan.

“BPJS Kesehatan memang menjalin MoU dengan pihak kejaksaan,”jelasnya.

Dibagian lain Gerry menyebut pihaknya akan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan baik terkait administrasi maupun layanan di fasilitas kesehatan (Faskes) kerjasama BPJS kesehatan.

“Tahun ini kami canangkan tahun Faskes. Ini untuk mencapai target indeks kepuasan peserta, dan kepuasan faskes,” sebutnya

Menurutnya, BPJS Kesehatan Cabang Palu kini telah menyediakan mobile service untuk mendekatkan pelayanan ke masyarakat. Sepekan sekali, layanan mobile itu mengunjungi keluraha-kelurahan di Kota
Palu untuk sosialisasi maupun pelayanan.

Sementara untuk memudahkan layanan pembayaran iuran, pihaknya juga telah menjalin kerjasama dengan 1.1000 agen Bank Negara Indonesia (BNI) yang tersebar di wilayah Kota Palu.

“Bahkan kami juga mengandekan datangi rumah-rumah masyarakar untuk menyosialisasikan tentang BPJS Kesehatan,”urainya.

Pelayanan BPJS Kesehatan menurutnya kini juga telah dikembangkan pada sistem klaim asuransi kecelakaan pengendara. Kerjasama itu dijalin dengan pihak Kepolisian.

“Adapula rencana menjalin kerjasama dengan pihak perhotelan. Peserta BPJS Kesehatan nantinya akan mendapat discoun ketika menggunakan layanan perhotelan,”demikian Gerry.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital