Senin, 10 Agustus 2026

Plt Dirjen Hortikultura: Peningkatan Indeks Pertanaman Perkuat Swasembada

BANDARLAMPUNG, PALUEKSPRES.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Dr. Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.Si memaparkan program swasembada pangan nasional yang sedang digenjot pencapaiannya oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pemaparan Taufiq Ratule disampaikan saat menjadi pembicara pada Diskusi Publik: Pers Mengawal Ketahanan Pangan pada acara Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Provinsi Lampung sekaligus perayaan Hari Jadi ke-55 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung, Rabu (28/5/2025).

Menurut Taufiq, swasembada pangan penting sebagai instrumen ketahanan pangan dan ketahanan nasional sehingga ketika Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ditugaskan untuk swasembada, terutama beras dalam waktu secepatnya dan sesingkat-singkatnya, peoduksi beras semakin membaik.

“Kementerian pertanian melakukan program solusi cepat, seperti pompanisasi, optimalisasi lahan, penggunaan benih unggul dan penyederhanaan birokrasi distribusi pupuk,” kata plt Dirjen Hortikultura.

Ia memberi contoh pupuk yang volumenya bertambah dua kali menjadi 9,55 juta ton yang dulu dsitribunya lambat karena proses bertele-tele dan berbelit, sekarang penebusannya dipermudah dan bisa menggunakan KTP, yang penting tercatat dalam rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK).

“Untuk swasembada pangan Kementan melakukan pengawalan sejak di hulu hingga di hilir, sehingga koordinasi dengan berbagai pihak menjadi mudah dalam satu komando,” katanya.

Taufiq menjelaskan bahwa swasembada pangan juga diperkuat dengan peningkatan indeks pertanaman (IP) dari satu kali jadi dua kali atau tiga kali panen pertahun.

“Kementan juga melakukan optimalisasi lahan, cetak sawah 3
juta hektar, revitalisasi sistem irigasi, pelibatan petani milenial, brigade pangan, transformasi pertanian tradisional ke modern,” katanya.

Swasembada

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras Januari–Mei 2025 mencapai 16,55 juta ton, meningkat 11,95 persen dibandingkan produksi 2024.

Peningkatan produksi beras Indonesia turut diakui oleh Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) yang mencatat estimasi produksi Indonesia di angka 34,6 juta ton untuk periode 2024/2025—tertinggi di ASEAN, melampaui Thailand dan Vietnam, dan bahkan melebihi target pemerintah sendiri sebesar 32 juta ton.

Menurut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman lonjakan ini sepenuhnya berasal dari produksi dalam negeri, tanpa ada tambahan beras medium impor sejak awal tahun 2025.

“Ini murni hasil panen petani kita sendiri. Tidak ada impor. Publik perlu tahu, keberhasilan ini adalah hasil nyata dari kerja keras petani dan kebijakan pemerintah yang berpihak,” tegas Mentan Amran.

Menteri Koordinasi Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menjadi keynote speaker pada kegiatan yang dihadiri sekira 300 wartawan dan Forkopimda serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (KPTPH) Provinsi Lampung Ir. Bani Ispriyanto, M.M.

Sementara dalam sambutannya Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, mengatakan momen peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk rasa syukur dan komitmen PWI dalam turut mendukung membangun bangsa.

Ia menyoroti pentingnya peran pers dalam mendukung program strategis pemerintah, terutama dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional sebagaimana menjadi salah satu prioritas utama Presiden Prabowo Subianto.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization