Senin, 10 Agustus 2026

Dua Warga Makassar Minta Gelar Perkara Khusus Dugaan Mafia Tanah ke Polda Sulsel

Makassar, PaluEkspres.com – Dua warga Makassar, Burhan Sellang dan Verawati Wijaya, mengajukan permohonan gelar perkara khusus ke Polda Sulawesi Selatan. Mereka menyoroti penanganan kasus dugaan pemalsuan akta jual beli tanah yang sebelumnya ditangani Polrestabes Makassar.

Permohonan tersebut diajukan melalui kuasa hukum mereka, H. Syamsuddin Sampara dan Syamsul Alam dari Kantor Advokat Kelara Keadilan. Mereka mendesak Kapolda Sulsel meninjau ulang hasil gelar perkara yang dilakukan penyidik, karena dinilai keliru.

“Permohonan ini demi mendapatkan kejelasan hukum dan menghindari kriminalisasi atas hak yang sudah kami kuasai puluhan tahun,” tulis kuasa hukum dalam surat permohonan yang disampaikan ke Direktorat Reskrimum Polda Sulsel.

Kasus ini bermula dari laporan Verawati dan Burhan pada 27 Juni 2022 dengan nomor LP/B/644/VI/2022 dan LP/B/645/VI/2022. Laporan itu menuding Johny Jauri melakukan pemalsuan akta jual beli tanah.

Namun, hasil gelar perkara penyidik Polrestabes Makassar pada September dan Oktober 2022 menyatakan tidak cukup bukti untuk melanjutkan ke tahap penyidikan.

Burhan dan Verawati tak terima. Mereka mengklaim telah menguasai lahan sejak akhir 1970-an. Verawati menyebut tanah dibeli dari Haji Sapia Binti Makkutana pada 1978 dan sudah bersertifikat SHM No. 284 sejak 1980. Sementara Burhan mengaku membeli tanah dari dua pihak berbeda berdasarkan SHM No. 20475.

Masalah muncul karena Johny Jauri mengklaim tanah yang sama lewat Akta Jual Beli Nomor 571/V/1991 di hadapan notaris. Menurut pemohon, transaksi itu cacat hukum karena objek tanah sudah dikuasai mereka jauh sebelumnya dan sudah terdaftar secara resmi.

“Bagaimana bisa terjadi transaksi jual beli tahun 1991 atas tanah yang sudah kami kuasai sejak 1978 dan sudah bersertifikat?” ujar kuasa hukum.

Mereka menilai penyidik hanya fokus pada legalitas formil akta tanpa mempertimbangkan fakta lapangan dan sejarah penguasaan lahan. Burhan dan Verawati menduga ada praktik mafia tanah di balik kasus ini. ***

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization