Minggu, 9 Agustus 2026

Ini Dia Kapten Ida, Pilot Perempuan Pertama Garuda

PALU EKSPRES, JAKARTA – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia, secara resmi mengukuhkan Ida Fiqriah sebagai captain pilot perempuan pertama di Garuda Indonesia.

Dia menjadi captain pada pesawat tipe Boeing B737-800 NG (narrow body aircraft) setelah berhasil mencapai 10.585 jam terbang.

Diharapkan, Ida menjadi pelopor captain pilot perempuan pertama untuk tipe wide body aircraft.

Upacara penyematan “Bar Captain” rating Boeing B737-800 NG kepada Ida Fiqriah dilakukan sendiri oleh Direktur Operasi Garuda Indonesia, Capt. Novianto Herupratomo di Gedung Garuda Sentra Operasi (GSO), Cengkareng dan disaksikan rekan-rekan sesama pilot.

“Bukanlah suatu yang kebetulan jika pengukuhan ini bertepatan dengan akan diperingatinya Hari Kartini di seluruh Indonesia. Momen ini jelas menunjukkan bahwa Garuda Indonesia memberikan kesempatan yang sama bagi siapapun yang mampu menunjukkan kinerja terbaik bagi profesinya,” kata Novianto dalam keterangan resmi di website Garuda Indonesia.

Lebih jauh Novianto menjelaskan, untuk mencapai posisi sebagai captain pilot tidaklah mudah, terlebih untuk seorang perempuan.

Banyak perjuangan yang harus ditempuhnya. Sehingga sosok Captain Ida Fiqriah memang pantas disebut sebagai Kartini modern saat ini.

Jenjang profesinya diharapkan memberikan inspirasi bagi seluruh perempuan di Indonesia.

Captain Ida Fiqriah merupakan pilot perempuan Garuda Indonesia pertama yang telah menjelajahi udara bersama Garuda Indonesia selama kurang lebih 18 tahun.

Karirnya dimulai sejak 1999 sebagai FO (First Officer atau Co-pilot).

Lulusan PLP Curug Tangerang pada 1996 tersebut telah menerbangkan berbagai jenis pesawat Garuda Indonesia, mulai dari Boeing B737-300/400/500, dan wide body Airbus A330-300/200.

“Kami harap dengan dilantiknya Ida Fiqriah menjadi captain pilot, bisa menjadikan dorongan motivasi bagi seluruh pilot perempuan lain di Garuda Indonesia,” kata Novianto.

Selain Captain Ida Fiqriah, saat ini telah ada 30 pilot perempuan yang berkarya dari jumlah total 1.380 pilot yang ada di Garuda Indonesia.

(esy/jpnn/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital