Sabtu, 8 Agustus 2026

BNI Syariah Berharap Pemerintah Bantu Promosi Perbankan Syariah

PALU EKSPRES, PALU – Kepala Cabang BNI Syariah Hatta Tajang mengingatkan kepada wartawan se Kota Palu untuk memperhatikan proses pembiayaan di perbankan.

Menurutnya, kapan saja proses pinjam meminjam uang dan kredit property bila ada bunga, maka bernilai riba di mata agama.

“Riba dilarang dalam Islam. Tetapi menghalalkan jual beli,” ujar Hatta Tajang kepada wartawan pada acara BNI Syariah Gathering yang digelar di salah satu kafe di Palu, Jumat (7/4).

Latar belakang itu sehingga muncul perbankan Syariah di Indonesia. Kehadirannya untuk memberi kenyamanan bagi pemeluk agama Islam namun berlaku juga dengan ummat agama lain.

Menurut Hatta, sangat jauh berbeda hukumnya dalam perbankan syariah dan konvensional. “Konvensional menggunakan hukum positif. Sedangkan syariah menggunakan hukum agama,” tandasnya.

Hatta mengatakan, prinsip bersyariah lebih berkeadilan daripada konvensional. Dia mencontohkan misalnya transaksi jual beli rumah dimana bank konvensional memberi bunga di depan, maka bank syariah menempatkan akad berupa kesepakatan pembeli dan penjual terhadap objek yang diinginkan. Kesepakatan ini yang disebut jual beli yang bersyariah menurut Hatta.

Namun meskipun aturan bersyariah dalam perbankan sangat bagus, namun Hatta tak menampik bahwa bank Syariah sampai hari ini belum berkembang sebagaimana bank konvensional di Indonesia.  Menurut Hatta aset di Perbankan Syariah di Indonesia masih 5 persen. Bandingkan dengan Malaysia yang asetnya sampai ke 31-71 persen.

“Ini disebabkan godaan dunia,” tandas Hatta soal belum mampunya syariah bersaing dengan konvensional di Indonesia.

Selain itu kata dia perlu peran pemerintah dan masyarakat lain untuk membantu mempromosikan Perbankan Syariah.

(aaa/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital