Buol, PaluEkspres.com – Gempa bumi kuat berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Mindanao, Filipina, pada Senin pagi turut dirasakan di sejumlah daerah di Indonesia bagian timur. BMKG mencatat gempa tersebut memicu peringatan dini tsunami dan kenaikan muka air laut di beberapa wilayah Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah, termasuk wilayah Kabupaten Buol.
Di Kabupaten Buol, kondisi pascagempa dilaporkan menyebabkan air laut pasang dan meluap ke sejumlah area di sepanjang pesisir. Warga di bantaran Sungai Leok juga melaporkan air sungai meluap.
Warga Buol, Didin menyampaikan, warga yang memang banyak menetap di pesisir memilih mengungsi. Ada pula yang bertahan, namun tetap siaga.
“Itu air laut sudah naik. Termasuk air Sungai Leok. Ada banyak video dari warga memperlihatkan air laut naik. Makanya warga yang kuatir ada tsunami memilih mengungsi,” kata dia.
Sementara itu, BMKG telah mengakhiri peringatan dini tsunami setelah hasil pemantauan menunjukkan tidak ada lagi kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan. Hingga Senin siang, aktivitas gempa susulan masih terus terpantau di sekitar wilayah Mindanao.






