Jakarta, PaluEkspres.com – Pemerintah Indonesia melalui Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) resmi memastikan bahwa seluruh rangkaian pertandingan Piala Dunia 2026 akan disiarkan secara penuh dan dapat diakses tanpa biaya premium oleh seluruh lapisan masyarakat. Langkah ini diambil sebagai komitmen untuk menyediakan akses tontonan olahraga berkelas internasional yang merata dan inklusif di seluruh penjuru tanah air.
Melalui jaringan terestrial digital (Free-to-Air) di kanal TVRI Nasional dan TVRI Sport, penonton dari wilayah perkotaan hingga pelosok daerah dapat menyaksikan total 104 pertandingan mulai dari fase grup hingga babak final hanya dengan menggunakan antena TV biasa atau Set Top Box (STB). Kebijakan ini diharapkan dapat membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat tanpa perlu terbebani oleh biaya langganan tv kabel atau platform berbayar.
Staf Khusus Menpora Bidang Kebijakan Publik dan Komunikasi, Tsamara Amany Alatas, menyambut baik nonton bareng (nobar) gratis Piala Dunia 2026 bagi masyarakat. Momentum ini dinilai akan mendorong ekonomi rakyat hingga ruang kebersamaan pemuda.
Menurut Tsamara, setiap ajang Piala Dunia selalu membawa dampak ekonomi yang signifikan, terutama bagi pelaku usaha kecil. Aktivitas nobar yang marak di berbagai daerah mampu menghidupkan warung kopi, pedagang makanan, hingga pelaku UMKM lokal.
“Bayangkan, satu momen Piala Dunia bisa menghidupkan ribuan warung kopi, UMKM, pedagang kecil, sampai ruang-ruang kebersamaan anak muda di seluruh Indonesia,” ujarnya, Rabu (10/6).
Dia menjelaskan, ketika masyarakat berkumpul untuk menyaksikan pertandingan, yang tumbuh bukan hanya suasana kebersamaan, tetapi juga aktivitas ekonomi di sekitar lokasi nobar.
Warung kopi menjadi lebih ramai, penjualan makanan meningkat, dan bahkan layar nobar sederhana mampu menciptakan peluang ekonomi baru.
Tsamara menyebut, keputusan pemerintah untuk menayangkan seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 secara gratis melalui TVRI menjadi langkah strategis yang berdampak luas.
“Atas arahan Presiden Prabowo Subianto, seluruh 104 pertandingan Piala Dunia 2026 dapat disaksikan gratis oleh masyarakat Indonesia melalui TVRI,” terangnya.
Selain aspek ekonomi, Tsamara juga menyoroti jika nobar Piala Dunia turut menjadi ruang kebersamaan, khususnya bagi generasi muda. Karena olahraga sepak bola sendiri memiliki kekuatan unik dalam menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang.
“Dari kota besar hingga desa, anak-anak muda bisa duduk bersama, bersorak bersama, dan menikmati momen yang sama. Ini adalah ruang persaudaraan yang sederhana tapi kuat,” jelasnya.
Tsamara menambahkan, semangat besar dari kebijakan ini bukan hanya menghadirkan tontonan kelas dunia, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat.
“Ini membuka ruang aktualisasi pemuda, dan memperkuat kebersamaan bangsa,” pungkasnya. ***






