Sabtu, 8 Agustus 2026

Megawati Minta Ahok-Djarot Siapkan Pidato Kekalahan?

PALU EKSPRES, JAKARTA – Pilkada DKI Jakarta benar-benar menyedot energi bangsa. Polisi harus dan TNI harus bekerja keras menjaga stabilitas keamanan yang tergerus dampak oleh pernyataan kontroversi Basuki T Purnama alias Ahok.

Meski begitu ketentraman antar umat beragama di terus terganggu oleh kampanye dan komentar kontraproduktif Gubernur DKI Jakarta non aktif. Alih-alih mendapat dukungan, justeru propoganda primitif tersebut membuat umat Islam solid dan lebih agresif mendukung seruan ulama untuk memilih gubernur muslim di Pilgub DKI Jakarta.

Ketua Progres 98, Faizal Assegaf menilai perilaku politik Ahok yang arogan dan gemar melecehkan ulama, telah memicu ketegangan dan saling prangsaka antar umat beragama.

Sehingga kini makin menyadarkan kalangan non muslum yang merupakan basis fanatik Ahok mulai cemas dan terpaksa menarik dukungan. Terlebih munculnya video kampanye Ahok yang dinilai bertujuan memicu konflik SARA.

“Perubahan sikap politik para petinggi gereja dan kaum Nasrani menyulut kepanikan dan rasa frustasi elit PDIP,” lanjut Faizal dalam pesan whatsappnya, Rabu (12/4).

Bahkan, menurut Faizal, beredar kabar Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri telah meminta Ahok dan Djarot untuk menyiapkan pidato kekalahan. Sebuah pesan halus Megawati kepada Ahok untuk menerima kenyataan pahit, gagal di Pilgub DKI.

Ia yakin Megawati dan elit PDIP tidak akan bertindak konyol untuk menggunakan modus modus kecurangan dan intervensi kekuasaan guna memenangkan terdakwa penista agama. Karena mereka sangat sadar bahwa umat Islam merupakan mayoritas penduduk Jakarta.

“Bila tindakan nekat itu dilakukan, sudah pasti akan terjadi pertumpuhan darah dan berakibat pada gejolak nasional yang serius,” terangnya.

Apalagi kini, menurut Faizal, para tokoh nasional, ulama dan umat Islam makin gencar menggalang jutaan umat ke Jakarta 19 April nanti karena tidak ingin  membiarkan Pilgub DKI dicurangi oleh politik uang dan intervensi penguasa.

Namun sebaliknya, ia mewanti-wanti, bila umat Islam tidak menghimpun kekuatan jelang 19 April, maka sudah pasti akan dicurangi.

(wid/Fajar/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital