Sabtu, 8 Agustus 2026

Di DPD Ada Praktik Premanisme?

PALU EKPSRES, JAKARTA – Pengangkatan Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua DPD RI dinilai cacat hukum. Itu diungkapkan oleh Direktur Indonesia Human Rights Commite for Social Justice (IHCS) Ridwan Darmawan.

Menurut dia, diduga kuat ada intervensi terhadap seluruh anggota DPD dan Mahkamah Agung (MA) dalam proses pengangkatan OSO tersebut. Hal tersebut dinilai telah memunculkan budaya premanisme di ranah DPD.

Sehingga, dia mendesak pemerintahan Presiden Jokowi untuk tidak melibatkan DPR dalam acara kenegaraan hingga keluar putusan hukum yang inkracht tentang pimpinan lembaga DPD tersebut. “Kami minta agar presiden tidak melibatkan DPD lagi hingga ada putusan tetap dari penegak hukum,” tuturnya di Jakarta, Minggu (7/5).

Selain itu, dia juga mendesak agar seluruh pihak terkait tidak menghadiri undangan DPD. Pasalnya, dia menilai seluruh kebijakan yang diambil oleh DPD bersifat ilegal dan hal tersebut dinilai berbahaya bagi keberlangsungan hidup bernegara dan berbangsa. “Karena kepemimpinan saat ini ilegal, itu sangat berbahaya untuk negara,” katanya.

Dia juga berharap ke depan agar Sekjen DPD mengambil sikap netral dan tidak memfasilitasi ke dua kubu pimpinan sampai ada putusan hukum yang jelas.

“Sikap Sekjen DPD yang saat ini memfasilitasi OSO, Nono dan Damayanti adalah bentuk keberpihakan yang melawan putusan MA dan patut diduga ini ada kongkalikong untuk memecah belah DPD RI,” tukasnya.

(fab/JPG)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital