Minggu, 9 Agustus 2026

Situasi di Marawi Makin Mencekam

Berdasar paparan jurnalis kantor berita Reuters, delapan jenazah di ngarai itu dibunuh secara sadis. Tangan mereka diikat ke belakang dan peluru menembus kepala masing-masing. Salah satu jenazah terdapat tulisan munafik.

Militer beranggapan bahwa Maute sengaja mengeksekusi penduduk agar mendapatkan pengakuan dari militan Isamic State (IS) alias ISIS. Sama halnya dengan kelompok Abu Sayyaf, Maute menyatakan dukungannya untuk ISIS.

Baku tembak masih memanas kemarin. Pemerintah Filipina mengirimkan pasukan darat tambahan untuk merebut Marawi.

Beberapa helikopter yang diterjunkan ke lokasi menembakkan sedikitnya delapan roket ke arah persembunyian militan. Asap membubung tinggi di berbagai titik dan pesawat pengintai terus berputar-putar di langit Marawi.

”Penolakan mereka untuk menyerah membuat kota menjadi tersandera. Karena itu, kini kian penting untuk meningkatkan penggunaan operasi serangan udara demi membersihkan dan mengakhiri pemberontakan secepatnya,” tegas Juru Bicara Militer Filipina (AFP) Brigjen Restituto Padilla.

Penduduk yang ketakutan melarikan diri ke tempat yang dianggap aman. Beberapa penduduk membawa tongkat berbendera putih untuk membedakan diri dengan militan.

Mereka takut tentara yang bersembunyi di balik gang dan tank-tank baja akan menembak jika lari begitu saja tanpa penanda apa pun. Mayoritas penduduk melarikan diri sejak Rabu (24/5).

Di lain pihak, Presiden Filipina Rodrigo Duterte menggelar konferensi pers kemarin. Dia menjelaskan, kelompok Maute hanya memiliki 260 anggota. Namun, dalam pertempuran di Marawi, mereka dibantu para penjahat setempat.

Pemimpin yang akrab dipanggil Digong itu menegaskan, dirinya tidak akan menggubris para penentang status darurat militer di Kepulauan Mindanao yang diberlakukan sejak Selasa malam (23/5).

Tepatnya saat pasukan Filipina yang berusaha menangkap petinggi Abu Sayyaf Isnilon Hapilon di Marawi gagal.

”Sampai polisi dan militer mengatakan aman, status darurat militer akan terus diberlakukan. Saya tidak akan mendengarkan orang lain. MA, kongres, mereka tidak di sini,” ujar Duterte di hadapan para prajurit di Jolo, Provinsi Sulu, Kepulauan Mindanao, Sabtu (27/5).

Berdasar konstitusi 1987, ada batasan dan syarat untuk status darurat militer. Tujuannya, penyalahgunaan kekuasaan seperti masa kediktatoran Ferdinand Marcos tak terulang.

Deklarasi darurat militer harus sesuai dengan persetujuan kongres. Batasannya juga hanya 60 hari. Jika diperpanjang, presiden harus meminta persetujuan kongres lagi. MA juga ikut mengatur legalitas status darurat militer. Kongres baru akan melakukan pembahasan pekan ini.

(AFP/Reuters/sha)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital