Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Insya Allah, Bandara Banggai Laut Mulai Dibangun 2018

PALU EKSPRES, PALU – Bila tak ada aral, proses pembangunan bandar udara di Kabupaten Banggai Laut (Balut) dimulai tahun 2018 mendatang. Pemprov Sulteng telah mengajukan infrastruktur bandara dalam Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2018.

Demikian diungkap Gubernur Sulteng H Longki Djanggola dalam kunjungan safari ramadan di Masjid Al-Insana Desa Gonggong Kecamatan Banggai Tengah Kabupaten Balut, Minggu (4/6).

“Infrastruktur bandara sudah diusul ke RAPBN, sehingga pembangunannya dimulai tahun depan,”kata gubernur.
Bersamaan dengan itu, Pemprov Sulteng dipastikan akan membangun sepanjang 16km jalan kabupaten yang menghubungkan kota menuju lokasi bandara. Jalan kabupaten itu sebut Longki telah dilimpahkan ke provinsi karena dinilai strategis.

Dibagian lain, Longki menyarankan Bupati Balut segera mangusulkan pembangunan rumah-rumah Suku Bajo di kawasan pesisir pantai dalam RAPBN 2018. Ini agar warga suku Bajo yang kesehariannya berada di laut bisa memiliki rumah di pesisir.

Longki meminta masyarakat Balut mendukung pemerintahannya dalam melaksanakan pembangunan daerah.

“Semuanya bertanggungjawab atas pembangunan Balut,”demikian Longki.

Bupati dan Wakil Bupati Balut, Wenny Bukamo dan Tuty Hamid mendampingi langsung rombongan Gubernur Sulteng. Kedatangan gubernur membawa berkah bagi kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten Banggai Kepulauan dan Banggai tersebut. Ia pun berharap Pemprov Sulteng mengintervensi pembangunan infrastruktur di Balut.

Dalam kunjungan itu Gubernur Longki menyalurkan bantuan safari ramadhan ke imam masjid dan bantuan Baznas berupa beasiswa pendidikan dan bedah rumah bagi 2 warga kurang mampu asal Desa Gonggong.

Gubernur didampingi Kajati Sulteng, Sampe Tuah dalam rombongan. Pejabat yang turut ikut  Asisten Pemerintahan, Hukum dan Politik Moh. Arif Latjuba, Kadis perhubungan Haris Renggah, Kepala Badan Pendapatan Abdul Wahab Harmain, Karo Kesra Farida Lamarauna, Karo Humas Protokol Ridwan Mumu. Serta Anggota DPRD Sulteng, Ismail Yunus.

(humas/mdi)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital