Jumat, 18 September 2026

Garuda Indonesia Terancam Bangkrut, Ini Penyebabnya

PALU EKSPRES, JAKARTA – Alami kerugian sebesar Rp1,32 triliun pada kuartal I-2017 membuat PT Garuda Indonesia diisukan terancam bangkrut.

Menurut Anggota Komisi VI DPR, Darmadi Durianto, ancaman kebangkrutan maskapai milik BUMN itu disebabkan adanya mismanagement internal yang cukup serius.

“Ada salah management dari manajemen lama yang akibatnya lebih terasa saat ini. Adanya dugaan koruptif, inefisiensi, dan salah strategi,” ujarnya di laman Jawa Pos (FAJAR Group), Kamis (15/6/2017).

Di sisi lain, pemasukan yang didapat maskapai plat merah itu pun tidak mampu menutup kenaikan utang, terutama utang jangka pendek dan kenaikan biayanya akibat inefisensi dan dugaan praktek budaya korupsi di internal PT Garuda Indonesia yang sudah berlangsung lama.

Darmadi menjabarkan, utang jangka pendek Garuda hanya dalam beberapa bulan di tahun 2017 naik Rp1,73 triliun, di mana utang jangka pendek Garuda tahun 2016 sebesar Rp9,37 triliun sedangkan pada kuartal I tahun 2017 sudah menjadi Rp11,1triliun atau naik Rp1,73 triliun. “Kenaikan utang itu terjadi hanya dalam hitungan bulan,” beber Darmadi.

Untuk itu, menurutnya, manajemen baru PT Garuda Indonesia perlu berupaya memperbaiki kinerja dan memberantas praktik korupsi saat ini. “Jika tidak diperbaiki kinerjanya, maka Garuda terancam bangkrut,” tegas politikus PDIP itu.

Sementara itu, Darmadi menjelaskan, jika dilihat dari SWOT atau TOWS analysis, kekuatan Garuda hanya tersisa sedikit. Kekuatannya, kata dia, hanya tinggal brand name atau merek Garudanya saja, sehingga walaupun harga tiketnya mahal, tetapi masih diminati oleh masyarakat.

Akan tetapi dari sisi kelemahan terlihat sangat banyak, begitu pula dari sisi ancaman yang sudah sangat tinggi.

“Terutama dari ancaman pesaing seperti Batik (Lion group) yang terus menggerus pasar Garuda. Sementara Garuda tidak bisa mengambil peluang pasar yang ada,” terang Darmadi.

Dari pemetaan Matriks SWOT tersebut, lanjut dia, maka strategi Garuda seharusnya sudah menjalankan strategi turn around untuk menyelamatkan maskapai pelat merah tersebut. Salah satu syarat turn around, kata Darmadi adalah adanya leader style yang kuat untuk menjalankan creative destruction dan team manajemen yang kuat dan solid.

Namun sayangnya, hal itu tidak ada di Garuda saat ini. “Nah di sinilah letak permasalahan di Garuda saat ini. Team manajemen lagi kurang solid dan kuat, ditambah pemilihan dirut yang kurang pas,” ucap pria kelahiran Mempawah itu.

Seperti diketahui, Dirut PT Garuda Indonesia yang baru Pahala Mansury, yang sebelum merupakan berkiprah di Bank Mandiri. Menurut Darmadi, karena datang dari bank terbesar di Indonesia yang biasa mengelola perusahaan-perusahaan besar, maka dugaan karakter bigness mentality masih menempel dalam personality dirut baru itu. Saat di Bank Mandiri, kata dia, Pahala sudah ada di level comfort zone.

Padahal Garuda saat ini benar-benar membutuhkan pemimpin yang service oriented dan berani menjalankan creative destruction. Untuk menjadi nahkoda Garuda dibutuhkan orang yang bisa melakukan efisiensi tanpa mengurangi kualitas pelayanan. Dan harus bisa melakukan turn around strategy dengan efektif.

“Tantangan berat buat Dirut yang baru ini untuk menyelamatkan Garuda,” pungkas legislator dapil Jakarta itu.

(dna/jpg)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam