Sabtu, 8 Agustus 2026
Agama  

Tampilkan Nilai-nilai Kebersamaan dan Spiritual Melalui Pesparawi

PALU EKSPRES, PALU – Kegiatan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tingkat Provinsi Sulteng 2017, diharapkan dapat menjadi ajang menampilkan nilai-nilai kebersamaan, serta nilai spiritual Kristiani di samping nilai seni, untuk menyalurkan talenta-talenta yang menyerukan kemuliaan Tuhan.

Penyampaian ini disampaikan Gubernur Sulteng, H. Longki Djanggola, saat membuka secara resmi Pesparawi tingkat Provinsi Sulteng tahun 2017, di Ballroom Palu Golden Hotel, Kamis 29 Juni 2017.

“Pesparawi tingkat Provinsi Sulteng tahun ini, banyak terkandung nilai-nilai sosial, budaya dan rohani, di mana nilai-nilai tersebut sangat hakiki, yakni mengandung ucapan syukur atas segala berkat Tuhan, termasuk nilai kebersamaan, nilai spiritual Kristiani dan nilai seni, untuk menyalurkan talenta-talenta yang menyalurkan kemuliaan Tuhan,” kata Gubernur.

Selain itu, Gubernur juga menyampaikan, kegiatan Pesparawi hendaknya dijadikan sebagai suatu pertemuan, yang benar-benar dapat dijadikan motivasi dan komitmen, untuk terus menerus memelihara dan meningkatkan toleransi antarumat beragama, dengan penuh kasih sayang dalam rangka membangun persaudaraan persatuan dan kesatuan untuk mewujudkan suasana yang tentram dan damai, dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

“Sekaligus sebagai wahana untuk saling mengenal satu sama lain, dari berbagai suku dan ras kita berkumpul di sini, sebagai bagian masyarakat Sulteng yang cinta damai, bergandengan tangan membangun Sulteng yang maju mandiri dan berdaya saing,” ujar Gubernur.

Gubernur juga menekankan, bahwa Pesparawi dapat menjadi sarana peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya di bidang seni budaya, yang bernafaskan sumber motivasi dan inspirasi, yang mempererat tali persaudaraan dan rasa kebersamaan, di tengah Kebhinekaan dalam rangka meningkatkan persatuan dan kesatuan.

Untuk itu lanjut Gubernur, nilai-nilai tersebut harus terus dipelihara dan dilaksanakan, pada kehidupan beragama dan bermasyarakat di lingkungan manapun. Serta dapat menjadi ikatan yang kuat sesama umat yang beragama.

“Hal ini sejalan dengan salah satu misi Pesparawi, yaitu membangun hubungan antarumat beragama dengan pemerintah,” kata Gubernur lagi.

Kegiatan Pesparawi tingkat Provinsi Sulteng 2017, rencananya akan digelar hingga Jumat 30 Juni 2017. Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Sulteng, Bartholomeus Tandigala menyebutkan, kegiatan ini diikuti sekitar total 967 orang peserta yang terdiri dari beberapa kelompok paduan suara Gereja, dari Kabupaten dan Kota se-Sulteng.

Para peserta tersebut, akan bersaing pada tiga katagori lomba, yakni katagori dewasa campuran, katagori remaja pemuda dan katagori wanita. Para peserta terbaik, akan mewakili Provinsi Sulteng pada ajang Pesparawi tingkat Nasional tahun 2018 mendatang, di Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat.

Kegiatan ini kata Bartholomeus, adalah salah satu program LPPD, untuk membina dan meningkatkan kualitas ketakwaan kepada Tuhan, sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan UUD 1945.

Selain itu, bermaksud untuk memotivasi umat Kristen, untuk menggali bakat-bakat di bidang musik gerejawi, dan paling penting untuk dipersembahkan kepada Tuhan yang Maha Kuasa.

“Tujuannya untuk memupuk tali persaudaraan dan rasa kebersamaan, serta ungkapan kesetiaan kepada Tuhan yang Maha Kuasa, juga untuk menampung dan mendorong aspirasi dan hasrat umat Kristen dalam kegiatan dan pembinaan kerohanian melalui puji-pujian,” jelas Bartholomeus.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota DPD RI asal Sulteng, dr. Delis Julkarson Hehi, Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulteng, H. Abdullah Latopada, Ketua Komisi II DPRD Sulteng, Lucky Semen, Kabid Bimas Kristen Kanwil Kementerian Agama Sulteng, Kaleb Tokii, Wali Kota Palu, Hidayat, serta para perwakilan unsur Forkopimda Provinsi Sulteng, dan para pejabat daerah lainnya.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital