Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Workshop IKU, Bukan Sekadar Seremonial

PALU EKSPRES, TOUNA – Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Tojo Una-una (Touna) melalui bagian Organisasi dan Tatalaksana (Ortal) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Touna), Kamis 6 Juli 2017 menggelar workshop penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU) lingkup Pemkab Touna tahun 2017.

Workshop yang dilaksanakan di gedung auditorium kantor Bupati Touna tersebut, dibuka oleh Sekretaris Kabupaten (Sekab) Touna, Taslim DM. Lasupu, SP, MT yang didampingi oleh Ketua DPRD Touna, Gusnar A. Sulaeman, SE. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Birokrasi Republik Indonesia (RI).

Pada kesempatan tersebut Sekab Touna Taslim Dm. Lasupu.SP,MT mengatakan, akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIP) yang telah dibangun dalam rangka mewujudkan kepemerintahan yang baik dan berorientasi pada hasil, perlu dikembangkan dan informasi kinerja diintegritaskan ke dalam sistem penganggaran dan pelaporan yang sesuai dengan perundang-undangan.

“Serta sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 17 tahun 2013 tentang keuangan negara hasil anggaran yang disusun dan dihitung berdasarkan perancanaan kinerja atau dengan kata lain dihitung dan disusun berdasarkan kebutuhan untuk menghasilkan output dan outcome yang diinginkan masyarakat,” kata Sekab.

Dikatakannya, dengan anggaran berbasis kinerja ini akan dapat dilakukan penelurusan alokasi anggaran kinerja yang direncanakan dan pada setiap akhir tahun anggaran dapat dilakukan penelurusan realisasi anggaran dengan capaian kinerja.

Olehnya, kegiatan semacam ini jangan sampai dimaknai sebagai kegiatan yang hanya bersifat seremonial belaka, atau dengan kata lain hanya menghabiskan anggaran.

Dia juga berharap kepada peserta yang hadir dapat menyerap ilmu yang disampaikan dan yang paling utama dapat membuat atau menyusun indikator kinerja utama SOPD dan daerah.

“Karena merupakan salah satu unsur dokumen perancanaan daerah yang menjadi syarat dalam mengevaluasi sistem akuntabilitas kinerja dan instansi pemerintahan (SAKIP) yang dilakukan oleh kementerian PAN dan RB setiap tahunnya,” pesannya.

(mg3/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital