Sabtu, 8 Agustus 2026

Mau Pakai Dana Haji untuk Infrastruktur? Bicara Dulu ke MUI dan Ormas Islam

Pendaftaran haji

PALU EKSPRES, JAKARTA – Wacana pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menggunakan dana haji sebagai pembangunan infrastruktur ditanggapi Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra.

Menurut Yusril, rencana tersebut harus ditolak sebab tabungan haji murni milik ummat Islam.

Yusril menegaskan, dana tabungan haji berasal dari kelebihan biaya penyelenggaraan haji ataupun dana simpanan dan cicilan yang dibayarkan para calon jemaah. Sedangkan pemerintah hanya ketitipan untuk menyimpannya.

“Dana yang kini jumlahnya sekitar Rp 80 triliun itu seyogianya untuk membiayai perjalanan haji. Selain itu juga dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan umat Islam seperti membangun rumah sakit dan sarana kesehatan,” ujar Yusril di Jakarta, Jumat (28/7).

Mantan menteri sekretaris negara itu justru menduga rencana penggunaan tabungan haji karena pemerintah sedang mengalami kesulitan dalam menghimpun dana untuk jorjoran dalam membangun infrastruktur. Di sisi lain, katanya, utang pemerintah kian menggunung dan defisit APBN sudah mendekati ambang batas tiga persen seperti yang ditetapkan undang-undang.

“Pemerintah harus secara jelas menerangkan dalam bentuk apa penggunaan dana haji. Karena semuanya harus dibukukan sebagai utang negara kepada umat Islam yang harus dibayar dan diperhitungkan kompensasinya,” ucap Yusril.

Guru besar ilmu hukum tata negara itu juga mengatakan, pemerintah sebaiknya terlebih dahulu bicara dengan DPR, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan ormas-ormas Islam sebelum memutuskan untuk menggunakan dana haji demi pembangunan infrastruktur.

“Sebagai partai berasas Islam, PBB tegas menolak penggunaan dana tersebut secara sepihak, apalagi tanpa perhitungan dan kompensasi yang jelas kepada umat Islam yang memiliki dana tersebut,” pungkas Yusril.

(gir/jpnn)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital