Senin, 10 Agustus 2026

Warga Kawasan Super Kaya Shock, Jalan Mereka Dibeli Orang

PALU EKSPRES, SAN FRANSISCO – Ruas jalan swasta di San Francisco ini tidak biasa. Jalan tersebut adalah rute transportasi bagi penghuni rumah-rumah supermewah di kawasan yang berlabel Presidio Terrace. Jalannya pun milik mereka.

Tetapi, pekan ini mereka dihadapkan pada kenyataan mengejutkan. Pasangan Tina Lam dan Michael Cheng menjadi pemilik baru jalan tersebut. Pembeliannya pun sudah berlangsung pada April 2015 lalu. Artinya, selama dua tahun para warga tidak tahu kalau jalan tersebut bukan lagi milik mereka.

Informasi tersebut diketahui warga setelah Tina dan Michael menawarkan kepada perhimpunan penghuni Presidio Terrace apakah mereka ingin membeli jalan itu kembali.
Jika tidak, pasangan tersebut berniat menyewakan bagian jalan sebagai tempat parkir untuk penguni. Dan, itu bikin warga meradang. Mereka tidak tahu kalau pemerintah kota sudah melelang jalan tersebut.

Ina Lam dan Michael Cheng (Facebook via BBC)

Tetapi, pemerintah kota menyatakan kalau prosedur lelang dilakukan karena warga tidak membayar pajak jalan sebesar Rp 13,2 juta. Tagihan pajak selama 30 tahun itu sudah dikirimkan dewan kota ke akuntan perhimpunan penghuni pada tahun 1980an.

Namun, tagihan tersebut tidak pernah dibayar. Buntutnya, pemerintah kota melelang jalan itu. Tina dan Michael menjadi pemenang lelang setelah membayar Rp 1,1 miliar. Sah jadi milik keduanya. Tidak hanya jalan, mereka juga memiliki lahan parkir, trotoar, dan semua yang berhubungan dengan jalan tersebut. Dan pembelian jalan itu bikin warga kesal. Pasalnya, harga jalan tersebut bagi mereka terlalu murah.

Dengan pembelian tersebut, warga tidak lagi memiliki jalan, paving, pohon, ruang terbuka hijau, dan bahkan tempat parkir untuk mobil-mobil mereka. Padahal, area yang berbentuk oval tersebut menjadi salah satu kawasan properti paling mentereng di San Francisco. Harga rumahnya selangit.

Misalnya, rumah nomor 24. Baru-baru ini, rumah itu berhasil terjual setelah dilisting di harga Rp 86,4 miliar. Bahkan, nomor 26 yang dalam iklannya disebutkan sebagai hunian luar biasa, berbanderol Rp 193 miliar!

”Kami beruntung,” kata Michael. Keduanya menang lelang jalan tanpa tahu kalau jalan yang mereka beli berada di kawasan prestisius. ”Kami bisa menyewakan tempat parkir,” ujar Michael yang menambahkan kalau mereka memiliki 120 titik parkir di kawasan itu.

Warga sendiri menganggap pasangan ini tidak benar-benar menyewakan tempat parkir. Keduanya diduga akan menjual jalan itu dengan harga selangit. Pangacara perhimpunan warga Presido Terrace sudah melayangkan keberatan atas penjualan itu.

Namun, dewan kota menolaknya. Mereka mengatakan kalau prosedur lelang sudah benar. Dan warga seharusnya tahu kalau mereka wajib membayar pajak dan tidak menundanya.

(tia/CNN/Daily Mail/BBC/JPC)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization