Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Petaka Obat Kutu Rambut, Dua Anak Meregang Nyawa

PALU EKSPRES, BOYOLALI – Dua orang anak di Dusun Tegal Ombo RT 02, RW 05, Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali Kota, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah meninggal dunia. Diduga akibat keracunan dari obat kutu rambut.

Kedua korban itu yakni Qoulan Shaqilla, 9, dan Khamila, 5. Mereka adalah anak dari Akhir Rustiyani. Selain dua anak itu, seorang ibu beserta buah hatinya ikut mengalami mualt-mual yang dipicu oleh obat yang sama.

Petaka itu bermula ketika Rustiyani mengobati kutu yang bersarang di rambutnya bersama ketiga buah hatinya pada Jumat malam (25/8). Sekitar pukul 21.00 WIB, Rustiyani meminta salah seorang tetangga, Miyati, untuk mengoleskan obat kutu yang tak diketahui mereknya ke rambut mereka.

Tak berselang lama, satu keluarga tersebut pusing-pusing, mual-mual, dan lemas. Lantaran kondisi terus memburuk, sekitar pukul 23.00 WIB mereka langsung dibawa ke rumah sakit. Sang ibu, Klarissa, dan Khamila dibawa ke RSUD Pandan Arang, Boyolali.

Sedangkan Qoulan Shaqilla dilarikan ke Rumah Sakit Umi Barokah, Boyolali. Nahas, takdir berkata lain. Nyawa siswi kelas III salah satu SD swasta di Boyolali itu tak tertolong meski tim medis telah memberikan perawatan intensif.

Yarto, tetangga korban, mengatakan bahwa anak yang paling kecil, Khamila, sempat kritis. Dia dirawat di ICCU RSUD Pandan Arang. Sayang, nyawa bocah itu akhirnya tak terselamatkan juga.

Dugaan sementara, keluarga korban keracunan setelah memakai obat kutu. Polisi sudah menyita obat hama tanaman merek Diazinon. “Kami masih terus melakukan penyelidikan. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan,” ujar Kasatreskrim AKP Miftakhul Huda kemarin (27/8).

Menurut Huda, Diazinon merupakan insektisida yang biasa digunakan untuk membasmi hama tanaman seperti kutu loncat, kutu putih, dan hama pengisap buah kakao.

Adapun saksi yang telah diperiksa adalah mereka yang mengetahui insektisida tersebut dituang ke dalam botol kecil wadah pewarna makanan. Saksi lain mengetahui pencampuran cairan insektisida dengan air oleh keluarga Rustiyani.

“Untuk penyelidikan lebih lanjut, kami memeriksakan sisa insektisida itu ke ahli BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan, Red) dan dinas terkait. Juga berkoordinasi dengan dinas kesehatan tentang pemeriksaan cairan ke laboratorium forensik,” ujar Huda.

(wid/bun/c11/ami)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital