Senin, 10 Agustus 2026

SMKN 7 Menuju Status Sekolah Unggulan

PALU EKSPRES, PALU – SMK Negeri 7 Palu telah secara langsung didorong oleh pemerintah daerah Provinsi Sulteng, bersama dengan DPRD Sulteng untuk menjadi sekolah unggulan berbasis kemaritiman. Kepala SMKN 7 Palu, Ashar Nurdin menyebutkan untuk menuju status sekolh unggulan tersebut, dibutuhkan persiapan dan pengembangan yang memakan waktu tidak sedikit.

Ashar menyebutkan, biasanya waktu yang dibutuhkan untuk menjadi sekolah unggulan minimal 5 tahun. Rentang waktu tersebut, digunakan untuk memenuhi beberapa syarat, baik pengembangan sarana pra sarana maupun faktor pendukung lainnya.

“Biasanya proses menjadi sekolah unggulan minimal 5 tahun, karena masih harus memenuhi beberapa syarat, jadi dia berproses itu dan semuanya harus digenjot. Tahun 2017 ini dimulai prosesnya, dan oleh Blitbangda sedang diteliti apakah layak SMKN 7 Palu menjadi sekolah unggulan,” kata Ashar, di ruang kerjanya, Senin (28 /8).

Ashar menyebutkan, setidaknya ada tiga hal yang mesti dipersiapkan, untuk SMKN 7 Palu menuju pada status sekolah unggulan. Yang pertama, ialah ketersediaan lahan untuk mendukung kegiatan-kegiatan sekolah unggulan ke depan.

Ia menjelaskan, saat ini SMKN 7 Palu memiliki lahan seluas kurang lebih 7.800 meter persegi. Luas lahan tersebut dianggap masih kurang, untuk menunjang kebutuhan sekolah unggulan. Terkait hal ini, Ashar mengaku sudah menyampaikan pada rapat teknis, yang dihadiri oleh Sekdaprov Sulteng bersama Ketua Komisi IV DPRD Sulteng, beberapa waktu lalu.

“Yang pertama saya sampaikan (pada rapat teknis-red) adalah mengenai lahan. Lahan kita ini kan hanya 7800 meter persegi, kalau melihat hal itu masih belum memungkinkan, Sehingga saya sampaikan, ada perluasan lahan agar akses kegiatan di SMKN 7 Palu ini, betul-betul sesuai dengan keinginan kita. Itu minimal dibutuhkan 2 hektar lahan,” jelasnya.

Yang kedua lanjut Ashar, ialah ketersediaan alat-alat pendukung proses pendidikan. Menurutnya, ketersediaan alat-alat tersebut sangat membutuhkan peran dari pemerintah, mulai dari pemerintah daerah hingga pemerintah pusat.

Alat-alat yang dimiliki oleh SMKN 7 Palu saat ini, masih serba terbatas karena masih merupakan pengadaan dari dana BOS. Ashar melanjutkan, untuk SMK bidang Kemaritiman alat yang diperlukan contohnya adalah kapal latih, serta alat-alat navigasi lainnya.

“Alat-alat pendukung yang kita miliki, masih pengadaan dari dana BOS. Belum ada subsidi dari kementerian untuk alat khusus di bidang kemaritiman. Alat (yang dibutuhkan-red) ini mahal, kalau yang namanya simulator bisa mencapai milyaran, dana BOS tidak bisa dibelanjakan untuk ini, jelas perlu dukungan pemerintah, baik daerah maupun pusat,” ujarnya lagi.

Ketiga, yang dibutuhkan adalah ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai. Ashar menyebutkan, sebagai lembaga yang dapat mengeluarkan sertifikat kompetensi, syaratnya adalah minimal memiliki SDM sebanyak dua orang, di tiap bidang keahlian yang bersangkutan, baik di nautika kapal niaga maupun kapal penangkap.

Di SMKN 7 Palu sendiri, telah tersedia tiga jurusan, yakni nautika kapal penangkap ikan nautika kapal niaga dan agribisnis pengolahan hasil perikanan. Sehingga, masih membutuhkan tambahan SDM, untuk mendukung proses menuju sekolah unggulan nantinya.

“SDM juga menjadi slah satu indikator utama, untuk menjadi sekolah unggulan. Rencana kita, untuk jurusan nautika kapal niaga ini ada 2 orang guru yang bisa stand by di situ, sedangkan kita baru punya satu guru honor itupun honor dari uang komite,” demikian Ashar.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization