Minggu, 9 Agustus 2026

Adam Malik Terpilih jadi Dekan Fakultas Kehutanan Untad

PALU EKSPRES, PALU – Fakultas Kehutanan Universitas Tadulako (Untad) memilih Dekan baru, untuk periode jabatan 2018-2022, pada Kamis 7 September 2017, di ruang Senat Fakultas Kehutanan Untad. Terpilih meraih suara terbanyak dalam Rapat Senat Pemilihan Dekan tersebut, adalah Dr. Adam Malik (13 suara), mengungguli suara calon lainnya, Dr. Sri Ningsih (4 suara).

Dalam pemilihan tersebut, Senat Fakultas Kehutanan Untad total memberikan sebanyak 11 suara, sedangkan 6 suara lainnya berasal dari Rektor Untad.

“Ini menjadi tantangan, dan semoga ke depan kita bisa terus bersama-sama, membangun Fakultas Kehutanan,” kata Dr. Adam Malik, sesaat usai terpilih menjadi Dekan.

Ia juga menyebutkan, dalam periode kepemimpinannya yang rencananya akan dimulai pada Januari 2018 mendatang, akan meningkatkan serta mendahulukan pelayanan kepada stakeholder Fakultas Kehutanan Untad.

“Saya berharap, kolektif kolegialitas di antara kita, dapat terus terbangun dengan kuat. Komunikasi yang kuat, akan menyelesaikan semua persoalan,” imbuhnya.

Adam juga mengungkapkan, yang akan menjadi prioritasnya di awal kepemimpinannya, adalah hal-hal yang berkaitan dengan akreditasi Fakultas Kehutanan.

“Yang pertama kita hadapi dengan tim nantinya, adalah Akreditasi Fakultas. Karena tahun depan kita akan divisitasi lagi, ini yang jadi salah satu prioritas kemudian hal-hal yang berkaitan operasional. Yang lainnya, saya kira tinggal peningkatan-peningkatan dan penyempurnaan, dari yang ada selama ini,” kata Adam lagi.

Selanjutnya, ia mengaku akan meningkatkan koordinasi dan kerja sama antara Fakultas Kehutanan Untad, dengan berbagai institusi kehutanan serta pemerintah daerah. Ia mencontohkan, relasi dengan Dinas Kehutanan Sulteng saat ini sudah bagus, dan akan terus dipertahankan serta ditingkatkan.

“Saya kira selama ini, contohnya dengan Dinas Kehutanan, Alhamdulillah sudah bagus. Kita hanya pertahankan dan tingkatkan,” ujar Adam, yang saat ini menjabat Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Kehutanan Untad.

Adam juga memprogramkan, bersama dengan mahasiswa akan membentuk suatu desa binaan. Dalam desa binaan tersebut, akan diterapkan cara bercocok tanam dengan berpola pada konservasi tanah dan air.

“Jadi, karena kita Kehutanan, kita harus melihat desa yang bisa kita lakukan input untuk itu,” pungkasnya.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital