Rabu, 2 September 2026
Daerah  

Gambaran Indeks Demokrasi Sulteng

PALU EKSPRES, PALU -Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Sulteng dinilai agak sulit meng-cover wajah demokrasi secara utuh terkait pilihan metode yang digunakan. Turunnya indeks aspek kebebasan dan aspek hak-hak politik menjadi sangat nampak akan hal tersebut.

“Saya kira ini berbeda dengan indeks aspek lembaga yang biasanya akan naik ketika instrumen pelembagaan demokrasi sedang bekerja efektif, seperti adanya pemilu,” kata pengamat politik dari Untad Dr. Alamsyah Nur kepada media ini, Selasa (19/9/2017), menyikapi IDI yang dirilis BPS Sulteng baru-baru ini.

Tahun 2016 di Sulteng kata dosen Fisip Untad ini, merupakan tahun yang jauh dari hiruk pikuk tersebut. “Kenyataannya, ada kenaikan pada aspek tersebut,” kritiknya.

Memang IDI lanjutnya, menjadi strategis bagi Sulteng karena stigma daerah konflik yangg membutuhkan investasi dan pertumbuhan, yang bisa diyakinkan dengan instrumen-instrumen pada IDI.

“Saran saya dalam pengelolaan metode penulusuran data utamanya FGD yang dilakukan agar melibatkan kelompok-kelompok yang intens dengan demokrasi dan politik secara ilmiah, utamanya kampus,” sarannya. Keberagaman informan dalam triangulasi, juga perlu diperhatikan agar ada validitas yang lebih meyakinkan. Termasuk dalam peggunaan media mainstream agar mempertimbangkan content local berita dalam peruntukannya.

Namun secara umum tambahnya, hasil IDI tersebut menunjukkan hal yang tidak begitu penting bagi iklim politik, utamanya investasi di daerah ini.

Sebelumnya, Peran DPRD Provinsi Sulawesi Tengah mendapat rapor merah berdasarkan perkembangan variable Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Sulawesi Tengah tahun 2016.

Hal itu terungkap dalam laporan BPS Provinsi Sulteng yang disampaikan oleh Kepala BPS Sulteng, Faisal Anwar pada pers confrens, Kamis (14/9/2017), di kantor BPS Sulteng.

Peran DPRD di Sulteng mendapat rapor merah alias katagori buruk, terlihat pada variabel peran DPRD pada 2016 yang mendapat poin 48,28 di skala 0-100. Walau di satu sisi, poin variabel peran DPRD mengalami kenaikan dibandingkan capaian tahun 2015 sebelumnya, yakni 41,59 poin namun masih berada di zona katagori buruk.

“Katagori buruk berada di angka 60 ke bawah, katagori sedang 60-80 sedangkan katagori baik di atas angka 80,” kata Kepala BPS Sulteng Faisal Anwar didampingi Kepala Bidang Statistik Sosial, Sarmiati.

Pers Confrens tersebut dihadiri Ketua Ombudsman Perwakilan Provinsi Sulteng Sofyan Farid Lembah, perwakilan Kesbangpol Provinsi Sulteng dan perwakilan Bappeda Provinsi Sulteng.

Faisal melanjutkan, indikator pendukung peran DPRD yang masuk zona buruk tersebut, di antaranya akibat Perda yang merupakan inisiatif DPRD selama 2016 adalah nihil alias nol. Zona buruk tersebut merupakan kelanjutan capaian tahun 2015 lalu di angka 10,00.

(fit/Palu Ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam