Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Kemenag Tawarkan Kalora sebagai Desa Percontohan

PALU EKSPRES, POSO – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng, H. Abdullah Latopada menawarkan kepada Pemerintah Kabupaten Poso, untuk menjadikan Desa Kalora sebagai Desa Percontohan.

Hal ini disampaikan Abdullah, saat menghadiri kegiatan Tabligh Akbar dan peringatan Tahun Baru 1439 Hijriyah, bersama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Poso, di Desa Kalora, medio pekan lalu.

“Saya menawarkan program Desa Percontohan di Kalora ini. Yaitu desa yang dapat menjadi contoh, dalam hal kerukunan, ekonomi, keamanan dan sebagainya. Desa Kalora ini akan menjadi contoh bagi desa lainnya, bahkan hingga ke tingkat Provinsi dan kalau mampu se-Indonesia,” kata Abdullah.

Olehnya, untuk mewujudkan gagasan tersebut, ia mengajak seluruh aparat desa, kecamatan dan kabupaten Poso, untuk sama-sama mendorong Desa Kalora dalam mengembangkan potensi desanya. Ia juga mengharapkan dukungan dari berbagai pihak lainnya, serta dapat merangkul semua elemen masyarakat.

“Dalam contoh kecil, untuk bidang perekonomian, kita manfaatkan komunitas ibu-ibu misalnya dalam pembuatan keripik khas desa, atau pengembangan hasil kebun, seperti Durian, ini ditujukan agar kebersamaan masyarakat antar umat beragama saling bersinergi dan dapat terus terjalin,” jelasnya.

Program ini menurut Abdullah, bertujuan untuk menekan adanya pihak-pihak yang bertentangan, dan berniat untuk menyebarkan paham radikalisme. Kebersamaan beragama, serta terpeliharanya kerukunan interen umat dan antar umat beragama inilah, lanjutnya, yang akan membangun peradaban yang diharapkan di masa depan.

“Karena kepedulian itu, tumbuh tidak hanya karena agama kita yang sama, namun juga dapat dilakukan kepada tetangga yang berbeda agama, kita juga turut peduli. Rasululah hijrah ke Madinah, di sanalah Beliau mengatur strategi dalam hal berbangsa dan bernegara, Dia membuat strategi bagaimana membangun peradaban Islam. Islam haruslah dapat mengayomi semua umat beragama, itulah ajaran dari Rasulullah SAW,” pungkasnya.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital