PALU EKSPRES, PALU – Sebagai organisasi berbasis keagamaan, pengurus dan anggota Persatuan Islam (Persis) diharap senantiasa memberi edukasi yang besifat mengajak umat pada kebaikan. Harapan itu dikemukakan Staf Ahli Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sulteng, Rusdi B Rioeh mewakili Gubernur Sulteng, membuka musyawarah wilayah (Muswil) Persis ke-III Sulteng, Senin 25 September 2017 di Masjid Istiqamah Palu.
Rusdi mengakui Muswil merupakan suatu cerminan atas berjalannya mekanisme organisasi untuk meregenerasi pimpinan dan mengevaluasi pertanggungjawaban kerja pengurus. Forum itu dimaksud untuk mengkonsolidasi pengurus daerah dengan cabang dan anggota Persis se Sulteng dalam menggagas suatu transformasi yang bermanfaat bagi kemajuan organisasi Islam dalam memberikan faedah, dan sumbangsih karya pengabdian bagi daerah. Pemerintah Sulteng menurutnya berharap kiranya sumber daya organisasi dapat mengefektifkan forum dalam menata program kerja terbarukan yang kompeten dan dapat menyentuh ke umat.
“Serta menjadikan umat Islam tumbuh semakin kuat dan bersatu, beriman-takwa dan Akhlakul Karimah. Memiliki produktifitas tinggi untuk membangun agama, daerah, nusa dan bangsa,”kata Rusdi.
Persis hakekatnya adalah gerakan pembaharuan Islam dengan tujuan memurnikan akidah umat dan meluruskan ibadah umat Islam. Agar sesuai dengan tuntunan yang ada dalam Al-Qur’an dan Hadis, sebagai solusi menyelesaikan permasalahan yang tengah menjangkiti umat Islam.
Pengurus Persis diharap mengedepankan metode dakwah dan pendidikan yang bertitik berat pada ajakan umat menuju kebaikan melalui contoh-contoh penerapan ibadah dan keteladanan amal sholeh. “Harus diperlihatkan para kader persatuan Islam, karena itu akan mudah diserap untuk langsung diamalkan umat islam,”jelasnya.
Di samping itu, kemitraan dan koordinasi dengan pemerintah daerah juga diharap tetap terjaga dan tidak dikesampingkan. Ini dalam rangka memberdayakan umat islam ke arah yang produktif, dalam memelihara tri kerukunan umat beragama. Selanjutnya Rusdi berpesan Muswil Persis dapat berlangsung dengan aman, lancar dan menunjuk pengurus yang bertanggung jawab serta memiliki waktu luang untuk memajukan organisasi ditingkat Kabupaten/Kota. Termasuk keterlibatan pemerintah yang bertujuan demi kemaslahatan masyarakat yang aman, damai, sejahtera serta bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
(mdi/Palu Ekspres)






