Sabtu, 8 Agustus 2026

Investasi KEK Palu Capai 15,7 Triliun

Gubernur juga mengajak seluruh pihak, agar terus mendorong peningkatan realisasi investasi di Sulawesi Tengah, karena jika penanaman modal itu terealisasi, dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang pada akhirnya kesejahteraan masyarakat akan dapat meningkat pula.

Direktur Utama PT Bangun Palu Sulawesi Tengah Badan Pengelola dan Pembangun (BPST) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu, Mulhanan Tombolotutu mengatakan, nilai investasi itu akan lebih besar lagi dengan investasi di KEK Palu, yang peresmian operasionalnya telah dilakukan oleh Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution.

Peresmian status operasional itu dilakukan, karena dalam hasil kajian dan evaluasi Dewan Nasional KEK, telah menempatkan KEK Palu berada di urutan kedua setelah KEK Mandalika. Tetapi hasil evaluasi akhir, KEK Palu yang lebih siap untuk operasional, karena meskipun belum diresmikan operasionalnya, tapi KEK Palu telah menerima investasi dalam kawasan tersebut.

Ada tujuh perusahaan yang sementara ini telah berinvestasi di KEK Palu, yakni PT STM Tunggal Jaya (pengembang dan pengelola) sebagai mitra strategis utama BPST dengan nilai investasi sebesar Rp7,2 triliun. Enam lainnya sedang membangun pabrik-pabriknya, yaitu PT Hong Thai Internasional dengan nilai investasi Rp13,742 miliar, PT Sofie Agro Industries dengan nilai investasi 1,380.000 Dolar Amerika Serikat, PT Triwihaso Pilar Sukses dengan nilai investasi sebesar Rp2,670 miliar, PT Wira Sukses Cemerlang Rp8,5 miliar, PT Panca Sentosa Investama Rp2,670 miliar, dan PT Asbuton Jaya Abadi Rp100 miliar.

Sedangkan calon investor yang segera menanamkan modalnya di KEK Palu adalah, PT PGRC (oil refinery & petrochemical industry) sebesar 9,878 miliar Euro atau sekitar Rp150 triliun, PT Agro Sulteng dengan nilai investasi Rp300 miliar.

Selain itu, ada juga investor yang sudah siap berinvestasi, tapi belum terhitung nilai investasinya, yaitu PT Sulawesi Bunker Terminal, PT SAL Indonesia Raya, PT Palu Energy Indonesia, Tidfore Group Co.Ltd dan Korea Western Power Ltd sebesar Rp6,5 triliun.

Sebagai pengelola dan pengembang KEK Palu, KSO BPST & STM Group akan bekerjasama secara intensif dengan Pelabuhan Pantoloan (Pelindo IV) sebagai pelabuhan samudera yang potensi harus terus dikembangkan menjadi Hub atau pelabuhan utama primer Jalur Perdagangan Koridor Utara-Selatan.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital