Minggu, 9 Agustus 2026

Investasi KEK Palu Capai 15,7 Triliun

Hingga sekarang, telah ditandatangani juga kerjasama operasional (KSO) antara PT BPST dan PT. STM Tunggal Jaya sebagai mitra strategis utama dan telah selesai melakukan pemutakhiran Master Plan KEK Palu & Pre-Feasibility Study System Penyediaan Air Bersih di Sungai Wombo oleh Korea Engineering Consultant Corporation (KECC), dan finalisasi Outline Business Case (OBC) KEK Palu & Financial & Market Study oleh konsultan kelas dunia Deloitte Infrastructure & Capital Projects.

Kim Sung Hyun, Presiden Direktur & Principal PT STM Tunggal Jaya menyatakan semangat dan optimismenya. Pihaknya sangat menghargai dukungan Pemerintah dan Bapak Menko Perekonomian.

“Melalui jaringan internasional, kami akan memperkenalkan KEK Palu ke berbagai belahan dunia dan calon-calon investoryang potensial melalui Market Consultation & Road Showyang terukur dan terarah. Saat ini mereka sudah mulai melakukan penjajakan serius untuk merencanakan berinvestasi di KEK Palu,” kata Kim Sung Hyun.

Dalam menjalankan tahapan pengadaaan infrastruktur KEK, pihak BPST sebagai Penanggung Proyek Kerjasasama (PJPK)melalui KSO dengan mitra strategis STM Tunggal Jaya membentuk Badan Penyiapan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) KEK Palu, Public Private PartnershipInvestment Center (KPIC). Proses penyiapan proyek dengan investment grade dicapai dengan menunjuk Penasehat Transaksi yaitu konsorsium konsultan internasional. Menurut Kim Hyung Sun, peresmian KEK Palu ini sesungguhnya menjawab pesimisme publik, bahwa KEK Palu tidak akan operasional. Tetapi karena kerja keras dan optimisme berbagai pihak, akhirnya kawasan petro dolar itu diresmikan.

“Yang saya tau, banyak hambatan operasionalisasi KEK Palu,” kata Kim Hyung Sun yang biasa disapa Mr. Kim ini.

Bernardus Djonoputro, Country Head Deloitte Infrastructure and Capital Projects menambahkan, Palu di jalur ALKI-2 dan wilayah Indonesia Timur telah menjadi kawasan prioritas dan semakin menarik bagi investor maupun pemerintah Indonesia.

“Kami mendukung penuh untuk menyukseskan KEK Palu, Public Private Partnership Center atau pusat kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dalam menyiapkan proyek infrastruktur untuk investor internasional,” katanya.

Percepatan beberapa proyek di dalam KEK Palu akan dilakukan dengan skema KPBU untuk mendukung KEK Palu, antara lain Suplai air bersih/SPAM, Energi listrik, Pengembangan Pelabuhan Pantoloan dan Infrastruktur Dasar KEK. Badan Penyiapan KPBU Palu (Palu PPP Center) yang dibantu oleh konsorsium dipimpin konsultan Deloitte Indonesia, dengan anggota konsorsium Penida Capital, Hermawan Juniarto Law Firm, dan Korea Engineering Consultant Corp (KECC).

(kia/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization