Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Parimo Juga Bermasalah Dana Bos, Ini Penjelasan Kadisdikbud

PALU EKSPRES, PARIGI – Pihak Sekolah Dasar (SD) maupun sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), hingga pertengahan bulan Oktober 2017 ini belum menerima dana bantuan operasional sekolah (Bos) untuk triwulan tiga.

Keterlambatan pencairan tersebut dikhawatirkan akan mengganggu proses belajar dan mengajar di sekolah penerima bantuan tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parimo, melalui Kepala Bidang SD yang juga sebagai Manager BOS Kabupaten Parigi Moutong, Abdul Sahid N. Badja yang ditemui media ini di ruang kerjanya , Selasa (24/10), membenarkan terkait keterlambatan pencairan dana BOS tersebut.

Menurutnya, berdasarkan hasil koordinasi Disdikbud Parimo kepada pihak Provinsi Sulawesi Tengah, keterlambatan tersebut terjadi karena adanya kesalahan data yang digunakan. Sehingga menyebabkan dana yang ditransfer itu berkurang, karena dana yang dibutuhkan untuk Sulteng itu sendiri senilai Rp 116 Miliar tetapi yang terkirim hanya 50 Miliar. Artinya, ada kekurangan sekira Rp 70 Miliar.

“Jadi karena ada terkirim Rp50 Miliar dan tidak bisa memback-up semua maka pihak Provinsi mengambil kebijakan hanya membayarkan, SMA,SMK,dan SLB, sehingga jumlah yang terpakai senilai Rp 46 Miliar, karena dalam aturan, begitu dana diterima dalam jangka tujuh hari tidak boleh dana itu mengendap di kas daerah,” jelasnya.

Lanjut dia, dana BOS yang belum tersalurkan hingga saat ini di Parimo untuk SD dan SMP, karena masih kekurangan dana yang ditransfer dari Kementerian Keuangan akibat kesalahan data tersebut.

“Jadi itu yang mereka tunggu hingga saat ini setelah perbaikan data kemarin, nah kalau sudah diperbaiki jelas dana itu akan mereka transfer dan disalurkan melalui kas daerah, dan seluruh daerah mengalami hal ini, karena kesalahan terjadi di pusat,” katanya.

Ia berharap, kepada pihak sekolah agar tidak resah dan khawatir dengan keterlambatan pencairan dana BOS tersebut.

Pihaknya berjanji, jika dana triwulan tiga telah masuk ke rekening akan langsung disalurkan. Kemungkinan penyalurannya kata dia, sekaligus dua triwulan yakni, triwulan tiga dan triwulan empat.

(mg4/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital